JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Ungguli Ganjar dan Ridwan Kamil

Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu ( 8/1/ 2020). Dalam rapat tersebut, mereka membahas pencegahan dan penanganan dampak banjir / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di media sosial Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai sebagai tokoh yang paling populer. Ia berhasil menggungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal itu diungkapkan oleh pakar media sosial dan pengembang aplikasi Drone Emprit Ismail Fahmi. Ia mengatakan berdasarkan pengamatannya sejak 9 Mei 2020 hingga 8 Juni 2020 di media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram dan Youtube.

“Popularitas Anies 64 persen, Ganjar 19 persen, dan Ridwan Kamil 17 persen,” kata Ismail dalam diskusi daring ‘Dinamika Baru Elektoral, Bagaimana Menurut Riset Big Data’ pada Selasa, 16 Juni 2020.

Namun tingkat kesukaan Anies paling rendah (31 persen) dibandingkan Ganjar (53 persen) dan Emil (54 persen). Rumus mengetahui tingkat kesukaan ini dengan melihat selisih dari sentimen positif dan negatif terhadap tokoh-tokoh tersebut.

Baca Juga :  Terkuak Fakta Baru Kasus Mutilasi Kalibata City: Pelaku Cari Cara Memotong Mayat dari Medsos, Pakai Bubuk Kopi untuk Samarkan Bau

Berdasarkan Social Network Analysis (SNA), popularitas Anies tinggi namun kesukaannya rendah karena sentimen positif dan negatif tentangnya di media sosial hampir sama besar. Hasil pemantauan di Twitter, percakapan bersentimen positif tentang Anies bersumber dari akunnya pribadi dan tokoh-tokoh lain yang mendukungnya. Terlihat nama-nama akun dengan jumlah pengikut besar seperti @Reiza_Patters, @Mas_Piyuuu, @Azzamizzulhaq, dan lainnya.

Adapun akun-akun besar yang kerap menyuarakan sentimen negatif terhadap Anies antara lain @DennySiregar7, @_digeeembok, @mochamadarip, dan lainnya. “Ini yang membuat Anies populer tapi dia turun favorability-nya,” ucap Ismail.

Baca Juga :  Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI, Ganjar Tegaskan Limbah Perusahaan Jadi Pemicu Pencemaran Sungai

Selain itu, tanda pagar atau hashtag yang merujuk kepada Anies Baswedan didominasi tagar serangan bukan dukungan. Contoh tiga tagar yang terpopuler adalah #bansosboncoswanabud, #PSBBJakarta, dan #PSBBAniesGagalTotal.

Adapun untuk Ridwan Kamil, pemetaan Drone Emprit menunjukkan sentimen positif tentangnya berasal dari akun Twitter pribadinya. Ia hampir tidak memiliki tim sosial media untuk menyuarakan hal-hal positif tentangnya. Di sisi lain akun yang kontra kepadanya juga minim. “Ridwan Kamil lone ranger, tanpa promotor dan minim kontra,” ucap Ismail.

Senada dengan Emil, akun-akun yang menyuarakan sentimen negatif terhadap Ganjar juga sedikit. Namun bedanya Ganjar memiliki pendukung yang kerap menyuarakan hal-hal positif tentangnya.

www.tempo.co