JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Viral, Beredar Video Sragen Keras Lurr, Berisi Aksi Ekstrim 6 Bocah Naik Satu Motor Sambil Bawa Dingklik. Nekat Melintasi Jalan Raya Alun-Alun, Saat Direkam Malah Tertawa-Tawa

Tangkapan layar aksi ekstrim 6 bocah naik satu motor sambil bawa dingklik melintasi Alun-Alun Sragen yang videonya kemudian viral. Foto/Wardoyo

IMG 20200604 213542
Tangkapan layar aksi ekstrim 6 bocah naik satu motor sambil bawa dingklik melintasi Alun-Alun Sragen yang videonya kemudian viral. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi tidak terpuji dan membahayakan dilakukan enam bocah yang melakukan aksi ekstrem dengan mengendarai satu motor berboncengan.

Parahnya, selain naik satu motor berenam, mereka juga membawa dingklik atau kursi kayu panjang di jok belakang. Aksi ekstrim itu juga direkam dan diunggah ke media sosial hingga kemudian viral.

Video berjudul Sragen Keras Lurr berdurasi kurang dari satu menit itu viral dan menjadi sorotan netizen, Kamis (4/6/2020).

Dalam video itu terlihat enam bocah berusia remaja tampak asyik menaiki satu motor jenis Yamaha N Max warna putih.

Motor itu dikemudikan oleh seorang bocah yang berusia lebih dewasa di antara lima bocah lainnya. Sedang lima temannya yang lebih kecil, membonceng bergelayut di depan, di samping dan di belakang tiga orang.

Baca Juga :  Videonya Viral di TikTok, Cerita Polisi Selamatkan Seorang Nenek yang Terjebak Banjir di Kalsel. Satu Jam Terendam Tak Ada yang Menolong, Tinggal Sendiri di Rumah Kayu

Celakanya, tiga bocah yang membonceng di belakang membawa dingklik dan diduduki bertiga. Sepanjang jalan, mereka tampak tertawa-tawa saat aksi mereka diabadikan melalui rekaman HP.

Dari situasi saat kejadian, aksi ekstrim nan membahayakan itu dilakukan malam hari di jalan raya Sukowati Sragen.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Sragen AKP Sugiyanto membenarkan adanya aksi ekstrim enam bocah remaja yang viral menaiki motor sambil membawa dingklik itu.

Atas video yang viral itu, pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti dengan memanggil mereka yang terlibat dalam aksi maupun yang merekam.

“Kejadiannya Senin (1/6/2020) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka awalnya habis nongkrong di Taman Krido Anggo lalu naik motor satu motor berenam sambil bawa dingklik dan dua teman lainnya merekam naik motor dari belakang. Mereka jalan dari Krido Anggo, lewat Alun-alun lalu ke barat sampai Roti Pojok mbalik ke timur lagi,” papar Kasat Lantas, Kamis (4/6/2020).

Baca Juga :  Innalillahi, Penjaga SD Gawan Tanon Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Bidan Yang Merawat Juga Ikut Tertular Positif

Kasat menguraikan seketika saat kejadian, mereka sebenarnya sudah ditilang oleh anggota Satlantas, Supri, yang tengah berpatroli di sekitaran Alun-alun dinihari itu.

“Malam itu langsung ditangkap dan ditilang. Nggak tahu kalau kemudian videonya baru beredar dan viral. Setelah viral, tadi pagi langsung kita panggil mereka dan orangtua masing-masing,” urai Kasat Lantas.

Kasat memastikan sepeda motor yang dinaiki berenam itu jenis N Max putih. Total ada delapan bocah yang dipanggil dan dimintai keterangan terkait video viral yang kemudian beredar dengan nama Sragen Keras Lurr itu.

“Sepeda motornya tidak kita amankan, hanya STNK yang kita tahan dan kita tilang,” ujar Kasat. Wardoyo