JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Wajib Tahu, Ternyata SIM Gratis HUT Bhayangkara Polri Tidak Semua Bebas Biaya. Ini Lho Beban yang Harus Ditanggung Pemohon

Ilustrasi SIM. Foto: JoglosemarNews/Aris Arianto
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi SIM. JSNews. Aris Arianto

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk menyambut HUT Bhayangkara ke-74 yang jatuh pada 1 Juli 2020, kepolisian menggelar program Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis. Namun demikian, tidak semua tahapan dibebaskan dari pembayaran, ada sejumlah biaya yang dibebankan kepada pemohon.

Melansir tribratanews, Minggu (28/6/2020), Satlantas Polres Sukoharjo bekerjasama dengan bank menggratiskan biaya permohonan pembuatan dan perpanjangan

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Marwanto mengatakan, dalam layanan SIM gratis tersebut biaya administrasi pembuatan dan perpanjangan SIM akan ditanggung oleh pihak bank. Hanya saja untuk biaya KIR dan tes psikologi ditanggung oleh masing-masing pemohon.

Baca Juga :  UMS Gelar Sumpah Profesi Perawat Secara Luring dan Daring. Diikuti 66 Peserta, Sebagian Besar Meraih Cumlaude

“Layanan ini ditujukan untuk 30 orang. Mereka nantinya akan mendapatkan dispensasi biaya pembuatan SIM ditanggung sponsor yang bekerjasama dengan Satlantas, dengan ketentuan mekanisme pengajuan sim tetap dilaksanakan,” kata dia.

AKP Marwanto juga menyampaikan, dalam layanan ini tidak berlaku untuk semua jenis SIM. Pihaknya hanya memberlakukan layanan pembuatan SIM gratis untuk SIM A dan C saja.

“30 ini 15 untuk pembuatan SIM baru dan 15 untuk perpanjangan,” ujar dia.

Adapun syarat lainnya untuk mengikuti layanan SIM gratis tersebut hampir sama dengan pembuatan SIM baru. Yakni pemohon diharuskan memiliki e-KTP, surat keterangan sehat dokter, tes psikologi dan mengikuti ujian teori dan praktek.

Baca Juga :  Mencapai 241, Ini Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Corona di Sukoharjo

“Bagi pemohon yang akan perpanjang SIM diwajibkan membawa SIM yang sudah habis masa berlakunya,” beber dia.

Pelaksanaan pembuatan SIM tetap dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Dimana para pemohon akan terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya oleh petugas sebelum memasuki ruangan permohonan SIM. Selain itu di dalam ruangan juga dilakukan penerapan physical distancing dengan menjaga jarak antar bangku pemohon dan juga penyediaan hand sanitizer. Aria