JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

2 Penjambret Emak-emak di Jebres Babak Belur Dihajar Massa, Ternyata Salah Satunya Baru Bebas 2 Bulan Lalu

Dua pelaku aksi penjambretan jalan Urip Sumoharjo babak belur dihajar massa, Jumat (10/07/20) malam. Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua pelaku aksi penjambretan jalan Urip Sumoharjo babak belur dihajar massa, Jumat (10/07/20) malam. Keduanya adalah Muhammad Gilis Andiran Yakin (38) warga Semanggi, Pasar Kliwon dan Wahyu Purnomo, (7), warga Pundungrejo RT 03 RW 15 Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari.

Dari informasi yang dihimpun, aksi penjambretan bermula saat korban dua orang perempuan sedang berhenti di depan Masjid Akh-Shadia Tegalharjo. Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Mio AD 6266 MT memepet korban dan salah satunya mengambil handphone milik korban.

“Setelah itu korban berusaha mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Teriakan korban juga mengundang warga lain yang ikut mengejar,” kata Kapolsek Jebres, Kompol Suharmono mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai, Sabtu (11/07/20).

Baca Juga :  Salat Id di Masjid Kottabarat Dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Namun, usaha pelaku untuk melarikan diri malah gagal total. keduanya berhasil disergap warga dikawasan Kelurahan Kepatihan Kulin tepatnya digang sisi barat gereja GBI Keluarga Allah. Warga yang geram langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

“Setelah kita mendapat info, langsung piket Reskrim menuju lokasi untuk mengamankan pelaku dari amuk warga. Kedua pelaku kita bawa ke Klinik Bhayangkara untuk mendapat perawatan,” tegasnya.

Baca Juga :  Operasi Sikat Jaran Candi 20 Hari, Polresta Solo Amankan 10 Pelaku Kejahatan

Suharmono menambahkan, pelaku Gilis Andiran baru dua bulan bebas dari Rutan Klas IA Surakarta setelah mendapat program Asimilasi rumah.

“Pelaku ini juga pernah beraksi di Jebres dan kita proses, ini yang kedua kali,” ucapnya.

Polisi mengamankan sepeda motor pelaku sebagai sarana dan satu unit HP OPPO A5 2020 warna hitam milik korban. Pelaku sendiri dijerat dengan pasal 364 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Prabowo