JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Densus 88 Tangkap Seorang Warga di Cemani, Kediaman Orangtua Terduga Teroris Digeledah

Ilustrasi penangkapan. Foto: pixabay.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap seorang warga Cemani, berinisial MJI, yang diduga sebagai pelaku terorisme.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, proses penangkapan oleh tim Densus 88 dilakukan pada Jumat (10/7/2020) petang, yang langsung dilanjutkan dengan penggeledahan kediaman orangtua terduga teroris pada malam harinya.

Menurut keterangan Ketua RT 01/RW 16, Moelyadi Mulya Kusuma, penggeledahan dilakukan sekitar pukul 18.50 WIB di sebuah rumah kontrakan di salah satu komplek perumahan.

Moelyadi mengaku diminta datang ke lokasi untuk menjadi saksi penggeledehan. Akan tetapi, dia tidak mengetahui barang apa saja yang diambil tim Densus 88 dari kediaman terduga teroris.

Baca Juga :  Sanggar Inklusi Tunas Bangsa Nguter Sukoharjo Jadi Sasaran Baksos Kapolres dan Jajarannya, Ternyata Dalam Rangka ini

Dia juga tidak tahu kapan pastinya penangkapan terhadap MJI yang masih berusia 22 tahun itu. Dia hanya tahu, pemuda itu dibekuk di dekat sebuah toko buku.

“Sore hari saya didatangi pak Bayan, disampaikan selepas Maghrib diminta datang ke lokasi untuk menyaksikan ada penggeledahan dari kepolisian,” jelasnya, Sabtu (11/7/2020).

Setibanya di rumah orangtua MJI, Moelyadi melihat sudah banyak petugas polisi. Dia pun langsung diminta masuk dan bersama dengan orangtua MJI, ikut menyaksikan penggeledahan yang dilakukan polisi di kamar MJI.

“Apa saja yang dibawa petugas saya tidak begitu jelas. Tapi ada seperti HP yang ditemukan di kamar itu,” lanjut Moelyadi.

Baca Juga :  Tak Tahu Pemilik Rumah Adalah Polisi, Dua Pencuri Diringkus saat Hendak Ambil Sepeda Motor

Menurut keterangan dari Moelyadi, MJI merupakan pemuda kelahiran tahun 1998.

Kabar yang beredar, MJI ditangkap setelah diduga termasuk dalam jaringan pelaku penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar di Cemorokandang, Gunung Lawu, beberapa waktu lalu.

“Untuk kasusnya apa saya tidak begitu paham. Tapi katannya terkait kasus penusukan terhadap Wakapolres Karanganyar di daerah Cemorokandang,” lanjutnya.

Diketahui MJI tinggal bersama orangtuanya di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cemani, Sukoharjo. MJI merupakan anak kedua dan ayahnya bekerja di salah satu toko besi di Solo.

“Keseharian keluarga mereka baik. Tidak ada yang aneh, bahkan tadi bapaknya terlihat sangat kaget dan terpukul,” ujar Moelyadi. Satria