JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Di Tengah Pandemi, Moh Ahsan Siswa SDIT Nur Hidayah Torehkan Prestasi

Dok Humas SDIT Nur Hidayah
Dok Humas SDIT Nur Hidayah

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski di tengah suasana pandemi virus Corona, namun salah satu siswa SD Islam Terpadu Nur Hidayah, Moh Ahsan Al-Hamzah Nasution berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan bagi sekolah.

Siswa kelas IV B tersebut berhasil meraih Medali Perak (Silver Medal) dalam International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC).

Waka Humas SDIT Nur Hidayah, Rahmat Hariyadi, S.Pd melalui rilisnya ke Joglosemarnews menjelaskan, Informasi hasil kompetisi tersebut diperoleh Ahsan dan keluarganya pada Sabtu (11/7/2020) melalui informasi online dari panitia.

Dijelaskan, IKMC merupakan sebuah kompetisi Matematika tingkat internasional yang telah dilaksanakan sejak 1991, dan Klinik Pendidikan MIPA yang dipercaya sebagai penyelenggara tunggal tahun ini.

Pelaksanaan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka langsung, maka untuk tahun ini dilaksanakan secara online atau daring.

Baca Juga :  Beberapa SMKN di Yogyakarta Mulai Pembelajaran Tatp Muka Terbatas

“Saya sangat senang dan puas dengan capaian ini. Karena ini lomba via online pertama yang saya ikuti dan pesertanya seribuan lebih,” kata Mas Ahsan, panggilan akrabnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berbagi tips agar dapat berprestasi.

“Tipsnya tetap jaga sholat lima waktu, murojaah dan menambah hafalan Al Qur’an, rutin latihan mengerjakan soal, menghafal dan memahami rumus atau materi, dan kalau saat bermain jangan lupa waktu,” pungkasnya.

Ahmad Ridwan Nasution, S.E, M.Si, ayahanda dari Mas Ahsan yang langsung mendampinginya menuturkan, selama masa pandemi, anaknya itu berlatih mengerjakan soal-soal Matematika di pagi hari.

“Sementara pengecekannya di malam hari setelah sholat dan mengaji. Lomba secara online juga melatih anak menghadapi kondisi ‘kurang nyaman’ ketika mereka login, membuka dan memulai mengerjakan soal,” ujarnya.

Baca Juga :  Rektor Unisri: Penelitian dan Pengabdian Harus Menjadi Budaya Bagi Dosen

Terkadang pula, jelas Ridwan, sinyal wifi lemot atau kendala teknis yang tidak mereka temui ketika lomba secara offline.

“Di siniliah mental juara akan dilatih untuk tidak gugup memanfaatkan waktu sebaik mungkin,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, Waskito, S.Pd. menyayakan rasa syukur dan berbahagia, serta memberikan apresiasi atas prestasi Mas Ahsan.

Ia berharap agar prestasi yang diukir Ahsan tersebut memberikan inspirasi bagi para siswa lainnya. Bahwa di masa pandemi tetap bisa belajar dan berlatih sungguh-sungguh, dan menghadirkan prestasi yang membahagiakan.

“Semoga ke depan Mas Ahsan maupun siswa-siswi lainnya dapat terus menorehkan prestasi terbaiknya,” pungkasnya. suhamdani