JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Diduga Tertular dari Klaster Tahu Kupat, Salah Satu Karyawan Toko Positif Covid-19, BTC Disterilkan

Sebagian Pegawai Beteng Trace Center (BTC) nampak sibuk untuk mengemasi barang dagangan mereka untuk dibawa pulang, Kamis (16/7/2020). Foto: Joko S

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Salah satu karyawan toko di Beteng Trade Center (BTC) terpapar covid-19. Dia diketahui dinyatakan positif korona karena penularan dari klaster tahu kupat.

Terkait hal itu, Pemkot Solo menghentikan sementara operasional BTC selama tujuh hari untuk dilakukan sterilisasi. Penutupan dilakukan berdasarkan surat edaran Nomor: 067/1399 tentang Penutupan Sementara Waktu Operasional Beteng Trade Center Solo, penutupan dimulai pada Kamis (16/7/2020) hingga Rabu (22/7/2020).

Baca Juga :  Sepakbola Indonesia Berduka, Mantan Kiper Kebanggaan Timnas Listianto Raharjo Meninggal Dunia Didera Serangan Jantung. Pernah Membela Tim Solo

Selama penghentian operasional, pengelola BTC diminta untuk melakukan penyemprotan disinfektan di suluruh area tempat usaha/kegiatan. Selain itu juga melarang kegiatan berdagang dan kegiatan yang tidak ada hunungannya dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di area BTC.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, penutupan dilakukan setelah salah satu karyawan di toko dalam BTC dinyatakan positif covid-19.

Baca Juga :  Meski Mudik Dilarang, Bandara Adi Soemarmo Tetap Siapkan Layanan Maksimal

“Diduga tertular dari klaster tahu kupat yang di wilayah Purwosari,” urainya, Jumat (17/7/2020).

Sementara itu, Perwakilan Manajemen BTC Solo, Henry menambahkan, penjagaan tetap akan dilakukan selama penutupan BTC.

“Petugas keamanan akan tetap berjaga dengan menerapkan protokol kesehatan. Yang pasti itu bukan karyawan saya. Itu karyawan salah satu toko yang ada di BTC. Bukan karyawan saya, tolong digarisbawahi ya,” tukasnya. Prihatsari