JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Gaung Protokol Kesehatan New Normal Terus Bekumandang di Blora

Forum Komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kabupaten Blora menggelar pertemuan pertama kali di era normal baru (new normal), Rabu (1/7/2020). Foto: Ahmad
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah saat ini sedang mempersiapkan fase kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). Gaung protokol kesehatan new normal kini juga tengah berkumandang seantero dunia.

Pada awalnya, istilah new normal mengacu pada perubahan perilaku manusia setelah pandemi virus corona. New normal rencananya akan diberlakukan setelah berakhirnya penerapan pembatasan sosial akibat pandemi covid-19.

Untuk itu, Forum Komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kabupaten Blora menggelar pertemuan pertama kali di era normal baru (new normal), Rabu (1/7/2020).

Pertemuan dibuka oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Lilik Hernanto, S.KM, M.Kes dengan protokoler kesehatan di ruang pertemuan Bamboe Sanjaya, Desa Gedongsari, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.

Baca Juga :  Hartopo Harapkan Peningkatan Kualitas ASN melalui Diklatpim

“Gerakan Masyarakat Hidup Sehat itu mengajak untuk CERDIK,” ucapnya.

Menurut dia, CERDIK adalah slogan kesehatan yang setiap hurufnya mempunyai makna yaitu C=Cek kesehatan secara berkala, E=Enyahkan asap rokok, R=Rajin aktivitas fisik atau olah raga setiap hari minimal 30 menit, D=Diet sehat dengan kalori seimbang, I=Istirahat cukup dan K= Kelola stress.

“Perilaku CERDIK ini dapat diterapkan melalui kegiatan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM),” terangnya.

Dengan CERDIK itu, kata dia, juga bisa menjadi upaya dalam rangka pencegahan covid-19.
Pada pertemuan tersebut disampaikan pembinaan dan informasi kesehatan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Blora dr. Diah Pusparini, MH.

Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Dinkes Blora Nanik Sri Mulyaningsih, S.KM, M.Kes mengemukakan pertemuan itu pertama kali dilaksanakan di era new normal untuk memberikan contoh bahwa dengan hidup sehat, tetap membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, pakai masker dan jaga jarak untuk menekan angka covid-19.

Baca Juga :  Kisah Mantan Penjual Martabak Yang Diburu Polisi Usai Banting Setir Jari Malmot. Mengaku dalam 45 Hari Gasak 8 Motor Petani

Dikatakannya Forum Komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di kabupaten Blora sudah ada sejak tahun 2018.

“Dengan demikian, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat perlu dipertahankan dan ditingkatkan untuk memperpanjang harapan hidup, untuk meningkatkan status kesehatan,” ungkapnya.

“Pada pertemuan kali ini mengundang perwakilan organisasi masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena Gerakan Masyarakat Hidup Sehat menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat,” imbuh dia. Ahmad | Satria Utama