JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Kejahatan Perbankan UOB Solo, 3 Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 5 Miliar

Ketiga pejabat bank UOB Solo yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kejahatan perbankan tersebut secara resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta, mulai Selasa (14/4/2020). Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga terdakwa kasus kejahatan perbankan UOB Solo dituntut hukuman 5 tahun penjara plus denda Rp 5 miliar subsider enam bulan penjara. Tuntutan kepada tiga terdakwa Natalia Go, Vincencius Hendri, dan Meliawati dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rr Rahayu Nur Raharsi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Senin (13/07/20).

Baca Juga :  Korea Selatan Akan Bangun Pusat Studi Korea di Kampus UMS

“Tadi sudah kita bacakan di depan persidangan tuntutan 5 tahun dan denda Rp 5 miliar. Untuk kasus dalam undang-undang perbankan memang relatif berat ancaman hukumannya,” kata Rahayu usai persidangan.

Dia memaparkan, tuntutan tersebut juga upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Sehingga sesuai tujuan kepidanaan adanya sanksi pidana tersebut untuk mencegah orang mengulangi perbuatannya, sekaligus untuk mencegah orang lain melakukan hal yang sama perbuatan pidana tersebut dan untuk melindungi masyarakat.

Baca Juga :  Carfreeday Tak Ditutup Saat Kirab Ngunduh Mantu, Gibran: Kaesang Itu Cuma Numpang di CFD

“Berdasarkan fakta persidangan dari keterangan saksi ya kami merasakan ini cukup bukti untuk. Kami bisa menyatakan bahwa dakwaan kami terbukti,” papar dia.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com