JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Kasus Remaja Meninggal Usai Latihan Pencak Silat di Gatak Sukoharjo, Polisi Masih Dalami Apakah Murni Kecelakaan Atau Ada Unsur Penganiayaan

Ilustrasi mayat. Pixabay
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi mayat. Pixabay

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hingga kini pihak Satreskrim Polres Sukoharjo masih mendalami kasus tewasnya remaja yang meninggal usai latihan pencak silat.

Belum bisa dipastikan apakah kematian remaja itu, FA (15), lantaran murni kecelakaan atau ada unsur penganiayaan.

Melansir tribratanews, Rabu (8/7/2020), polisi sedang mengumpulkan saksi saksi dan bukti bukti terkait tewasnya remaja tersebut. Sebagaimana diberitakan, FA dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti latihan silat di SDN 1 Trangsan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo pada Sabtu (4/7).

Baca Juga :  Terus Bertambah, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Mencapai Angka 288

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasatreskrim AKP Nanung Nugraha mengatakan, dari pemeriksaan saksi yang telah dilakukan ada beberapa versi. Ada yang mengatakan korban jatuh saat dipukul dari belakang dan jatuh serta kepalanya terbentur paving.

Baca Juga :  Mencapai 241, Ini Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Corona di Sukoharjo

“Kami masih melakukan pendalaman, untuk menentukan ini murni kecelakaan atau ada unsur penganiayaan yang disengaja,” ungkap dia.

Latihan pencak silat diikuti sekitar 20 orang. Mereka semunya masih di bawah umur. Aria