JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kelompok Wanita Tani Harus Mandiri dan Berdaya Bagi Ketahanan Pangan

Penyerahan bantuan bagi KWT dari Mbak Luluk. Dok. Pribadi
Penyerahan bantuan bagi KWT dari Mbak Luluk. Dok. Pribadi

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah memberikan pembekalan kepada 33 Kelompok Wanita Tani (KWT) Kabupaten Karanganyar di Lawu Camp Tamangmangu Karanganyar Minggu (19/7/2020).

Melalui rilis yang diterima Joglosemarnews di Wonogiri, kegiatan ini dihadiri juga Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Karanganyar Mbak Tiara Puspita, Ketua Fatayat Mbak Lestari, Ketua Perempuan Bangsa, Penyuluh Pertanian dan Ketua KWT se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Tiara Puspita
menyampaikan program-program dari pusat bisa disinergikan dengan daerah.

“Kelompok Wanita Tani harus berdaya dalam urusan pangan,” ujar dia.

Baca Juga :  Siapa Sebenarnya Ketua DPRD Wonogiri Pengganti Setyo Sukarno? Kalau PDIP Usulkan Sriyono Sang Ketua Komisi IV

Ketika sambutan Mbak Luluk-sapaan akrab Luluk Nur Hamidah- menyampaikan imbauan, saat situasi pandemi harus menjaga kesehatan selalu pakai masker dan cuci tangan pakai sabun.

“Tetap kerja untuk menjaga ketahanan pangan tetapi tetap patuhi aturan pandemi,” tegas dia.

Pemberdayaan KWT, menurut dia, menjadi keniscayaan dan harus menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan pangan keluarga.

Latar belakang pembentukan KWT ini adalah pemberdayaan perempuan. KWT yang sudah terbentuk di Karanganyar sejumlah 33 kelompok dan sudah masuk aplikasi simluhtan di dinas pertanian Karanganyar.

Baca Juga :  Luar Biasa Lur, DPMPTSP Wonogiri Sukses Raih Penghargaan Public Service of The Year 2020, Penyelenggaranya Markplus Bekerjasama Dengan Majalah Marketeers

“Kelompok yang sudah masuk simluhtan Bisa akses program dari kementan,” tutur dia.

KWT ini diharapkan bisa menjadi Banom dari Nahdlotul Ulama. Ke depannya kelompok perempuan ini harus mandiri dan berdaya dalam hal ketahanan pangan khususnya ketahanan ekonomi keluarga.

“Perempuan itu harus bisa berdaya dan menjadi pelopor kemandirian pangan. Sekaligus mampu mengelola dan menyelamatkan keuangan keluarga,” terang dia.

Di akhir acara Mbak Luluk mengukuhkan wadah KWT dalam sebuah Sarikat Tani Perempuan Genianyar. Tidak lupa menyerahkan bantuan benih sayuran. Aria