JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Kisah Bocah Usia 1 Tahun di Madura, Sudah Tertidur Selama Lebih dari Delapan Bulan, Orangtua Sebut Sakit Ini

Tangkapan layar video TikTok di akun @shaka_17. Foto: TikTok/shaka_17

JOGLOSEMARNEWS.COM Kisah seorang bocah laki-laki yang disebut telah tertidur selama lebih dari delapan bulan menuai simpati netizen.

Cerita bocah tersebut diketahui warganet melalui sejumlah unggahan video di akun TikTok, @shaka_17, sehingga kini dikenal dengan sebutan bocah Shaka.

Keluarga bayi bernama asli Rau Suriya Dhanefs yang belum genap berusia dua tahun itu tinggal di Desa Tentenan Timur, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Hal itu diketahui dari jawaban pemilik akun TikTok @shaka_17 saat menjawab komentar warganet.

Sejak mengunggah video pertama di akunnya pada 14 November 2019 silam, kisah bocah Shaka telah menuai simpati dari warganet.

Banyak yang menanyakan penyebab kondisi bocah itu hingga mendoakan kesembuhannya.

Berdasar penggalan jawaban pemilik akun, diketahui jika bocah Shaka mulai memejamkan mata setelah menjalani operasi di bagian kepala usai didiagnosis menderita meningitis dan hidrosefalus.

Baca Juga :  Beredar Rekaman Video Call Tanpa Busana Diduga Oknum Anggota DPRD dengan Seorang Wanita. Ada 2 Video, Lokasi di Sebuah Ruangan

Namun sejak dioperasi itu bocah Shaka tak kunjung membuka matanya.

Bocah Shaka sempat menjalani perawatan di ruang ICU sebuah rumah sakit di Surabaya selama tiga bulan, sebelum akhirnya dibawa pulang pihak keluarga.

Menurut dokter yang menangani, kepada pihak keluarga, bocah Shaka secara fisik baik-baik saja dan hanya tinggal menunggu matanya kembali terbuka.

Dari video yang diunggah di TikTok, memang terlihat tubuh bocah Shaka cukup berisi dan menggemaskan. Dia bahkan bisa menelan makanan halus dan minum secara normal. Bocah Shaka juga sesekali terlihat menguap, meski tetap dengan mata tertutup.

Menurut jawaban pemilik akun TikTok @shaka_17, bocah Shaka sudah dibawa ke berbagai pengobatan, mulai dari medis hingga alternatif. Bahkan dia rutin mendapat obat suntik di dokter saraf tiap dua minggu, dengan sekali suntikan membutuhkan biaya hingga Rp5 juta.

Baca Juga :  Pimpin Salat, Imam Masjid Nurul Huda Dianiaya dan Dipukuli Balok Kayu Bertubi-Tubi Sampai Tersungkur. Pelakunya Bernama Fitri, Pemicunya Ternyata Masalah Nikah

Tak jarang warganet juga ikut memberikan info atau rekomendasi pengobatan alternatif lainnya. Namun memang belum menunjukkan perubahan berarti.

Pihak keluarga dan warganet kini terus mendoakan kondisi bocah Shaka agar segera membaik dan bisa kembali membuka mata.

“Ya Tuhan, tolong sembuhkan adik kecil ini dari penyakitnya ya Tuhan,” tulis akun @putu030515.

“Ya Allah sembuhkanlah anak ini ya Allah, angkatlah segala penyakitnya ya Allah, berikan kesehatan untuk dia, dan semoga selalu dalam lindungan Allah amin,” komentar pemilik akun @ikhajhuthoung.

Sejumlah warganet menyebut kemungkinan bocah Shaka menderita penyakit langka yang disebut Sindrom Putri Tidur atau bahasa medisnya Kleine-Levin Syndrome (KLS).

Sindrom tersebut menyebabkan penderitanya mengalami kondisi tidur lebih lama dari orang normal, mulai lebih dari 20 jam hingga bisa berbulan-bulan. Vidya Perdana