JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kronologi Kecelakaan Maut Truk Tewaskan 3 Orang, Satu Bocah dan Ibu Serta Anaknya di Plupuh Sragen. Berawal dari Hindari Sepatu Roda Lalu Truk Nyasak dan Terguling

Petugas saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan maut di Plupuh, Sragen, Jumat (4/7/2020) petang. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan maut di Plupuh, Sragen, Jumat (4/7/2020) petang. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Gemolong-Plupuh KM 5 tepatnya di depan toko Endang, Dukuh Ngrombo Ceperan RT 3/5, Sambirejo, Plupuh, Sragen, Jumat (3/7/2020) petang.

Sebuah truk hilang kendali dan kemudian menabrak seorang bocah yang sedang bermain sepatu roda. Truk lantas nyasak menabrak pohon di kanan jalan dan terguling menimpa pengendara motor ibu dan anak.

Nahas, tiga orang yang digasak dan tertimpa truk, semuanya meninggal dunia. Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP polisi, kecelakaan tragis itu berawal dari menghindari sepatu roda.

Menurut salah satu warga, Agus, kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah timur atau arah Masaran.

Sedangkan bocah Anisa yang bermain sepatu roda berada di tepi selatan jalan atau berjalan searah dengan truk.

Sesampai di lokasi kejadian, truk hilang kendali. Karena jarak sangat dekat, truk berusaha menghindari bocah kecil itu namun gagal.

Baca Juga :  Selain Assisten Setda, Ini Deretan Pejabat Sragen Yang Meninggal Dunia Akibat Ganasnya Penyakit Gagal Ginjal. Nomor Empat Paling Kharismatik dan Heroik!

Truk menyerempet bocah itu hingga terjatuh ke badan jalan. Truk makin liar dan pengemudi berusaha banting setir ke kanan.

Malang tak dapat ditolak, truk malah menggasak pohon di tepi jalan. Benturan keras membuat truk terguling. Nahas, bersamaan truk terguling, melaju motor yang dikendarai Zuda dan ibunya.

Ibu dan anak itu gagal menghindar dan tertimpa truk yang terguling. Keduanya juga meninggal dunia. Sementara, pengemudi truk dalam kondisi sehat hanya luka memar.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto membenarkan kejadian itu. Ia menyampaikan sesaat usai menerima laporan, tim langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP dan  mengamankan barang bukti truk dan kendaraan sepeda motor yang tertimpa.

“Ada tiga korban yang meninggal. Satu pejalan kaki dan dua orang yang berboncengan sepeda motor,” paparnya.

Terpisah, Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno menambahkan PMI Sragen mengerahkan sukarelawan PMI yang berdomisili di dekat lokasi kejadian untuk nerespon ke lokasi guna melakukan assesment dan melakukan pertolongan pertama.

Baca Juga :  Sempat Dilanda Keresahan, Desa Bedoro Sragen Akhirnya Umumkan Bebas Kasus Covid-19. Hasil Swab Satu Pemudik dan 5 Orang Keluarganya Dinyatakan Negatif, Warga Lega

Setiba di lokasi, korban sudah dievakuasi dengan ambulans dan mobil pribadi. Ia juga memastikan ketiga korban meninggal dunia.

Menurut hasil olah TKP kepolisian, truk maut itu diketahui bernopol AD 1361 DN yang dikemudikan Agus Wahyudi (26) asal Sukorejo, Tegaldowo, Gemolong, Sragen.

Dari hasil identifikasi polisi, tiga orang yang jadi korban tewas adalah ibu dan anak serta seorang bocah perempuan.

Ibu dan anak itu berboncengan motor Yamaha Vixion AD 3167 GW. Sang anak yang mengendarai motor bernama Zuda Candra Kusuma (14) asal Dukuh Jabung, RT 14, Jabung, Plupuh, Sragen dan ibunya yang membonceng bernama Eni Indra Wijayanti (38).

Zuda dan ibunya tewas dalam insiden tersebut usai tertimpa truk. Ibu dan anak malang itu tewas dengan luka parah di bagian tubuh dan kepala.

Satu korban tewas adalah Anisa (3) bocah asal Dukuh Ngrombo RT 3, Desa Sambirejo, Plupuh, Sragen. Bocah malang itu tewas dengan luka di kepala. Wardoyo