JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Response Rate Sensus Online Tertinggi Nasional, Jateng Raih Penghargaan

Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Jawa Tengah sebagai provinsi tertinggi pertama dalam respon rate sensus penduduk 2020. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (13/7/2020). Humas Pemprov
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sensus penduduk secara online telah dilaksanakan sejak 15 Februari lalu. Sensus penduduk sepuluh tahunan Badan Pusat Statistik dilakukan secara daring atau online. Sebanyak 9,6 juta penduduk di Jawa Tengah (Jateng) telah mengikuti program sensus penduduk online. Jumlah ini tertinggi se-Indonesia.

Atas prestasi ini, Jateng memperoleh penghargaan, yang diserahkan Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Jawa Tengah sebagai provinsi tertinggi pertama dalam respon rate sensus penduduk 2020.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (13/7/2020). Kepada Ganjar, Sentot menerangkan bahwa Jawa Tengah menjadi satu-satunya provinsi yang paling tinggi keikutsertaannya dalam sensus pendudk 2020.

“Dari sensus penduduk online yang digelar pertengahan Februari hingga Mei, respon rate Jawa Tengah tertinggi di Indonesia. Jika nasional mencatat respon rate sebanyak 53 juta jiwa, Jawa Tengah menyumbang 9,6 juta penduduk dan paling tinggi dibanding daerah lain,” kata Sentot.

Baca Juga :  Naik Bus Salah Jurusan, Seorang Kakek Ditemukan Langsung Pingsan Usai Turun. Warga Ketakutan Mendekat Karena Dikira Terpapar Corona
Piagam Penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia diberikan kepada Jawa Tengah sebagai provinsi tertinggi pertama dalam respon rate sensus penduduk 2020. Humas Pemprov

Tak hanya nasional, target yang dicapai itu juga melampaui target yang ditetapkan di Jawa Tengah. Saat program sensus penduduk online digelar, BPS Jateng hanya menarget 25,2 persen dari keseluruhan warga Jawa Tengah.

“Ternyata capaian kita bisa mencapai 27,6 persen. Makanya, Kepala BPS RI memberikan penghargaan pada Jawa Tengah dari sisi respon rate ini,” terangnya.

Banyak hal yang membuat respon masyarakat Jawa Tengah begitu tinggi terhadap program sensus penduduk online 2020. Sentot menerangkan, salah satu faktor utamanya adalah dukungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk menyukseskan program ini.

“Kebijakan Gubernur Jawa Tengah begitu bagus, beliau langsung membuat edaran ke seluruh instansi di Provinsi Jateng agar mendukung program ini,” ucapnya.

Perintah itu ternyata ditanggapi oleh dinas-dinas terkait. Pihaknya membuat kreasi dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baik Provinsi maupun kabupaten/kota serta Kanwil Kementerian Agama dan melakukan sosialisasi kepada para siswa.

“Jadi, kemarin saat sensus penduduk online itu, para siswa sedang belajar di rumah. Kami bersama Dinas Pendidikan dan Kanwil Kemenag memberikan tugas kepada siswa untuk mengajak orang tuanya mengikuti sensus penduduk. Nah, tugasnya itu menyerahkan bukti bahwa orang tuanya sudah daftar sensus penduduk online, itu ternyata berpengaruh cukup besar,” paparnya.

Baca Juga :  Ganasnya Bara Api Hanguskan Gedung di Pabrik Pengolahan Kayu Sengon

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih kepada warga Jawa Tengah yang telah antusias mendukung program sensus penduduk online 2020. Menurutnya, respon masyarakat ini sangat membantu membuat data lebih akurat.

“Ini menggembirakan dan saya ucapkan terima kasih. Masyarakat dengan semangat memberikan dukungan karena ditanya mau, datanya betul dan jumlahnya banyak,” katanya.

Dengan banyaknya respon masyarakat, maka itu bisa merepresentasikan data yang sebenarnya ada di lapangan. Data itu begitu penting, karena dengan data yang presisi dan kuat, maka pemerintah bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Sebentar lagi akan ada survei-survei lain dari BPS tentang dampak COVID-19. Saya harap masyarakat tetap memberikan dukungan agar kebijakan yang diambil bisa lebih tepat sasaran. Dengan antusias masyarakat dan inovasi BPS Jateng, saya rasa hasilnya juga akan memuaskan,” tutupnya. Satria Utama