JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Sebelum Terpapar Covid-19, Sekda Grobogan Beriinisiatif Lakukan Uji Swab

Ilustrasi positif corona. Pixabay

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Moch. Sumarsono terkonfirmasi positif covid-19. Kini, Moch. Sumarsono telah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr R Soedjati Soemodiardjo, Kota Purwodadi, Grobogan.

Sebelum dinyatakan postif terpapar covid-19, Sekda Grobogan Moch. Sumarsono menyatakan berinisiatif sendiri untuk menjalani uji swab. Tes swab tersebut dilakkukan di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Sabtu (11/7/2020).

Menurut Sumarsono, hal itu sebagai upaya antisipasi setelah menjalankan sejumlah rapat kedinasan mengikuti rapat kedinasan dengan banyak orang. Kendati sudah menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam semua kegiatannya, Sekda mengaku hal itu perlu diupayakan.

Pasalnya, covid-19 dapat menyerang siapapun termasuk dirinya sekalipun sudah mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19. Sekda juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Grobogan untuk benar-benar berhati-hati dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas.

“Saya himbau masyarakat harus berhati-hati. Saya sudah sangat berhati-hati, selalu mengedepankan disiplin protokol kesehatan, tapi masih tertular virus corona.,” terang dia saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Pejabat Bank Indonesia, Bupati Koko Tegaskan Dukung Penggunaan Uang Digital

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih, mengungkapkan, Sekda Soemarsono berinisiatif sendiri menjalani swab dengan pasca mendatangi RS UNS Solo pada Sabtu, 11 Juli 2020. Dari hasil PCR, Senin, 13 Juli 2020, Soemarsono positif dan langsung jalani perawatan.

“Saat ini beliau diisolasi dulu,” imbuh dia.

Uji Swab Massal Digencarkan
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Slamet Widodo menduga, Sekda Grobogan terpapar covid-19 banyaknya aktifitas kedinasan dan massifnya interaksi dengan masyarakat di Kabupaten Grobogan. Diduga kuat tertular covid-19 dari transmisi lokal yang saat ini muncul di wilayahnya.

“Mungkin saja beliau terpapar dari situ (interaksi dengan pejabat dan masyarakat) Bapak Sekda juga sering rapat-rapat dengan pejabat,” terang Slamet, Rabu (15/7/2020).

Atas hal tersebut, lanjut Slamet, pihak Dinas Kesehatan Grobogan langsung menggelar rapid tes yang diikuti seratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Slamet menyebutkan, 126 kepala dinas dan pejabat setingkat kepala bagian yang juga diminta swab guna mengindari penularan covid-19 di masing-masing kantor. Tes swab khusus bagi kepala dinas yang sering kontak erat dengan Sekda Grobogan.

Baca Juga :  Duh Gawat, Sragen dan Klaten Masuk 9 Daerah Rawan di Pilkada Serentak. Polda Jateng Bakal Kerahkan 14.000 Personel Lebih Untuk Pengamanan!

“Kami langsung menggencarkan test swab. Ada 126 kepala dinas dan kabag yang di-swab,” terang dia. “Hasilnya baru ketahuan dua hari lagi. Soalnya sampel tesnya baru dikirim besok. Untuk yang ikut rapid hasilnya muncul selepas sore nanti,” sambung Slamet.

Slamet juga tak henti untuk mengimbau agar warga Grobogan harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah meluasnya transmisi lokal virus corona.

“Saya harap seluruh warga Grobogan menegakkan disiplin protokol kesehatan. Warga harus disiplin memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan selalu jaga jarak saat bertemu orang,” terangnya. Satria Utama