JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Taman Wisata Candi Prambanan Dibuka Diiringi Protokol Kesehatan, Tiket Harus Dibeli Online

Sejumlah pemangku kebijakan seperti Dinas Pariwisata DIY, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, BPBC DIY hingga Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi DIY dan Kepolisian saat mengikuti simulasi penerapan new normal destinasi wisata di area Candi Prambanan, Kamis (11/6/2020) / tribunnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah libur beberapa bulan, akhirnya taman wisata Candi Prambanan dibuka lagi untuk pengunjung umum, Rabu (1/7/2020).

Namun beda dengan sebelumnya, lantaran masih masa pandemi Covid-19, pembukaan destinasi wisata di Candi Prambanan diikuti dengan protokol kesehatan yang harus dipatuhi semua pihak, baik petugas maupun pengunjung.

Pembukaan dalam rangka uji coba itu dilakukan setelah melalui tiga kali simulasi protokol kesehatan yang dilaksanakan sebelumnya.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji menegaskan, pembukaan tersebut masih dalam uji coba dan diperlukan kehati-hatian yang tinggi.

Di samping itu juga butuh pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan bagi semua pengunjung.

“Prambanan uji coba, belum secara penuh dibuka. Pada prinsipnya tempat wisata boleh buka tapi protokol kesehatan harus jalan,” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya di Kompleks Kepatihan, Selasa (30/6/2020).

Uji coba operasional Candi Prambanan tersebut, dijelaskan Aji, berada dalam pengawasan pihak kabupaten Sleman dan juga Pemda DIY.

Sejumlah pemangku kebijakan seperti Dinas Pariwisata DIY, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, BPBC DIY hingga Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi DIY dan Kepolisian saat mengikuti simulasi penerapan new normal destinasi wisata di area Candi Prambanan, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga :  Empat Bulan Tanpa Pemasukan, Kaki Langit Sambut Perpanjangan Tanggap Darurat Covid-19 DIY

Ketika ada aturan maupun protokol kesehatan yang dilanggar, maka akan ada sanksi yakni tidak diperbolehkan menerima tamu.

“Kalau destinasi wisatanya tidak melaksanakan ketentuan tentang jaga jarak, hand sanitizer, cuci tangan, maka kita minta diliengkapi. Sementara tidak terima tamu sampai nunggu kesiapan mereka,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, juga telah memberikan izin untuk uji coba pembukaan operasional di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) tersebut.

Karena PT TWC Borobudur, Prambanan, Ratu Boko telah melaksanakan dan mempersiapkan penerapan standar normal baru dengan sangat baik.

“Dalam masa uji coba, upaya evaluasi akan dilakukan. Pembatasan pengunjung harus dilakukan dan menjadi bagian dari tahapan dari sebuah pembukaan destinasi wisata,” terangnya.

Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono menjelaskan, pihaknya akan menerapkan pengaturan dan pembatasan jumlah pengunjung.

Langkah tersebut, lanjutnya, sesuai dengan anjuran pemerintah terkait dengan physical distancing bagi tiap wisatawan yang berkunjung di destinasi yang dikelolanya.

Baca Juga :  Direktur Eksekutif Nagara Institute: Parpol Tak Kalah dari Dinasti Politik

“Untuk mengurai antrean pengunjung di loket, PT TWC menganjurkan wisatawan untuk melakukan pembelian secara online di ticket.borobudurpark.com. Untuk pembelian tiket secara langsung dibatasi sebanyak 70 persen dan sisanya 30 persen dapat dilakukan melalui reservasi online,” urainya.

Selanjutnya, ia menjelaskan untuk jam operasional TWC Prambanan dimulai pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB.

Sedangkan untuk di Candi Kraton Ratu Boko pukul 10.00 WIB – 18.00 WIB dan akan dilakukan jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.

“Selama masa uji coba pembukaan operasional ini, untuk kehati-hatian kami akan melakukan pembatasan pengunjung hanya 20 sampai 25 persen atau maksimal 1500 orang per hari. Pelaksanaan uji coba ini akan dimonitoring oleh tim dari Pemerintah

Daerah. Kami berharap penerapan ini dapat menjadi percontohan dalam pelaksanaan protokol kesehatan di era New Normal Pariwisata ini,” pungkasnya.

www.tribunnews.com