JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Ternyata Ini Pelanggaran Lalu lintas yang Banyak Terjadi Selama Semester Pertama 2020 di Sukoharjo

Apel pasukan operasi patuh candi di Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo
Apel pasukan operasi patuh candi di Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – , Polres Sukoharjo melaksanakan Operasi Patuh Candi 2020. Operasi akan digelar selama 14 hari, mulai 23 Juli hingga 5 Agustus.

Melansir tribratanews, Jumat (24/7/2020), dalam operasi ini, ada empat prioritas sasaran pelanggaran. Yakni pelanggaran helm, melawan arus, kelengkapan kendaraan, dan satu pelanggaran dominan di masing-masing daerah.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas menegaskan, dari evaluasi semester pertama 2020, ada dominasi pelanggaran yang terjadi. Antara lain pengendara sepeda motor tanpa menggunakan helm standar, pengendara di bawah umur, melawan arus, pengendara mobil tidak mengenakan sabuk pengaman, pelanggaran TNKB, penggunaan kenalpot brong. Selain itu, juga menggunakan handphone saat mengemudi, serta melanggar batas kecepatan.

Baca Juga :  Catat Lur Ini Daftar Denda Bagi yang Tidak Memakai Masker di Sukoharjo, Awalnya 50 Ribu Kalau Masih Nekat Dendanya Bakal Digandakan

“Dengan Operasi Patuh ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, Operasi Patuh tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan ditengah pandemi virus Corona. Untuk itu, dalam operani ini petugas sekaligus memberikan sosialisasi agar masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Corona dan adaptasi kebiasaan baru.

Baca Juga :  COVID-19 Sukoharjo, Terkini Pasien Meninggal Tambah 4 Menjadi 28 Orang, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Bertambah 12 di Angka 578

Indikasi keberhasilan dari operasi ini, ujar Kapolres, antara lain terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan lalu lintas, berkurangnya titik kemacetan, terwujudnya situasi dan kondisi Kamseltibcar lantas yang mantap, mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan Corona, adaptasi kebiasaan baru untuk memutus rantai penyebaran Corona. Aria