JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Vonis Kasus Penyiraman Air Keras Bakal Dibacakan Kamis, Novel Ogah Berharap Apa-apa

Penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama kuasa hukumnya Saor Siagian usai menjalani pemeriksaan saksi selama 8 jam di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 6 Januari 2020. Foto: Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM -Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  Novel Baswedan tak mau berharap apa-apa terhadap vonis dua orang terdakwa kasus penyiraman air keras
yang akan dibacakan dalam sidang, Kamis (16/7/2020) besok.

“Sulit bicara harapan saat arah persidangan yang begitu jauh dari fakta kejadian,” kata Novel saat dihubungi, Rabu (15/7/2020).

Baca Juga :  MA Pangkas Hukuman Anas Urbaningrum dari 14 Jadi 8 Tahun

Novel mengatakan hukuman terhadap seseorang harus dijatuhkan berdasarkan alat bukti. Menurut dia, seseorang tak bisa dihukum hanya karena mereka mengaku malakukan sesuatu perbuatan, tapi tidak didukung alat bukti.

“Jangan dipaksakan dengan mengkondisikan fakta atau mengada-adakan alat bukti,” ujar Novel.

Dia mengatakan persidangan seharusnya menemukan kebenaran material.

“Bukan untuk menjustifikasi atas dasar kepentingan agar ada ‘pelaku’,” ujar Novel.

Baca Juga :  Alasan Pandemi Covid-19, Polri Tegas Tak Akan Keluarkan Izin Keramaian. Tak Terkecuali untuk Kompetisi Sepakbola Indonesia Liga 1 dan 2

Sidang vonis terhadap dua terdakwa Novel, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (16/7/2020).

Jaksa menuntut kedua pelaku dihukum 1 tahun penjara. Jaksa menilai keduanya terbukti melakukan penganiayaan berat dengan menyiramkan air aki ke wajah Novel.

www.tempo.co