8 Kuntum Rafflesia Arnoldi Mekar, Pesonanya Menarik Pengunjung Berselfie Ria

Salah satu bunga Rafllesia Arnoldi yang mekar indah. foto-foto KKPL BenTeng

 

BENGKULU- Bentuknya indah, cukup besar, dengan diameter mulai 60cm-110cm. Memiliki kelopak 5 buah umumnya, dengan warna terkadang merah menyala, marun dan tak jarang kecokelatan. Baunya mengundang banyak serangga untuk mendekatinya, pun begitu pesonanya turut membuat banyak orang penasaran.

Rafflesia Arnoldi istilah latinnya. Atau Padma raksasa, bunga raksasa biasa masyarakat menyebutnya. Bunga ini tumbuh hanya di pulau Sumatra khususnya Bengkulu dan Jambi. Sayangnya, tidak setiap saat mekarnya bunga ini bisa diprediksi, pun lokasi dan kapan akan layunya.

Ibnu Rafflesia, Ketua Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu Tengah (KPPL  BenTeng) mengakui bunga Rafflesia selain langka juga unik karena sangat sulit menentukan kapan akan muncul  hingga berapa lama mengembang. Namun demikian kecintaan terhadap bunga eksotis ini mendorong Komunitas tersebut melakukan pengamatan, penyelidikan dan survey  ke hutan.

“Nah, kami rutin ke hutan,  untuk melihat dan mengontrol kondisi habitat dan calon-calon Rafflesia yang mana saja, akan mekar,” ,”terangnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (09/08/2020).

Para pengunjung asyik berselfie ria di depan salah satu bunga raksasa iyang sedang mekar indah

Bila ada bunga Rafflesia yang mekar, wisata edukasi pun segera dipersiapkan oleh anggota komunitas secara bergotong royong. Tugas pun dibagi-bagi sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang membuat jalan setapak dan menetralisirkan lokasi yang akan dikunjungi. Sebagian lain mulai gencar mempromosikan bunga Rafflesia mekar lewat beragam media, termasuk media sosial, Facebook, IG @KPPL benteng.

“Kalau saya tugas di sekretariat, mulai siaga melayani tamu yang datang,” tukas Ibnu.

Selama tahun 2020, tepatnya Januari hingga Agustus ini, imbuh Ibnu, beruntung masyarakat khususnya Bengkulu Tengah bisa menyaksikan 8 kuntum Bunga Rafflesia mekar begitu memesona.  Untuk lokasi mekarnya berada di dua lokasi yakni kawasan pegunungan likusembilan Taba Penanjung. Di daerah ini ada banyak titik/ spot bunga rafflesia. Mulai dari km 43-47, setidaknya ada 7 lokasi habitat Rafflesia, di mana masing-masing memiliki jarak tempuh yang berbeda. Adapun lokasi kedua keberadaan bunga indah ini adalah Desa Penembang, kecamatan Merigi Kelindang. Di desa ini ada 1 titik habitat Rafflesia, yang menyempurnakan keindahan wisata air terjun di dekatnya.

Baca Juga :  Pandemi Virus Corona Ternyata Ancam Populasi Hiu

Nah, untuk akses menuju ke lokasi bunga rafflesia ini tidak begitu sulit.  Dari pusat kota Bengkulu, bisa menuju ke daerah pegunungan Liku Sembilan Taba Penanjung, baik menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Kurang lebih menempuh jarak sekitar satu jam. Seperti namanya, jalanan menuju ke lokasi ini berliku-liku cukup panjang, dan dingin bila sore hari. Setelah sampai di daerah pegunungan, pengunjung bisa mampir sebentar di pos info Rafflesia yang berada di kedai kopi dan teh SLE. Pas untuk sekadar menghangkatkan badan.

“Dari sini, tamu akan dipandu anggota penggiat Rafflesia untuk ke lokasi. Kendaraan pengunjung dapat diparkirkan di gerbang habitat Rafflesia,”ujar Ibnu.

Salah satu anggota komunitas mengukur diameter kelopak Rafflesia guna mengetahui besarnya bunga tersebut

Perjalanan ke lokasi Rafflesia ini terbilang mengasyikkan, seru dan bikin penasaran. JOGLOSEMARNEWS.COM pernah berkunjung ke salah satu lokasi tersebut. Untuk lokasi Rafflesia yg mekar biasanya bermacam-macam jarak tempuhnya, tergantung dengan titik-titik habitatnya, mulai dari 10 meter-500 meter dari pinggir jalan raya (jalan aspal).

Baca Juga :  Pandemi Virus Corona Ternyata Ancam Populasi Hiu

“Ke lokasi (tempat Rafflesia tumbuh-red), pejalan kaki harus melalui jalan setapak melewati hutan. Medan yang ditempuh ada yang mendaki, menurun dan terkadang curam. Harus hati-hati karena kalau pas hujan licin,”tandasnya.

Semenjak mekar, bunga Rafflesia semakin viral di berbagai media sosial. Antusias masyarakat untuk melihat bunga ini pun sangat tinggi. Tak hanya masyarakat Bengkulu saja, namun juga luar kota. Biasanya, wisatawan dari Amerika, Perancis, Brazil, Jepang, dan negara-negara tetanggapun sering berkunjung untuk melihat bunga ini. Menikmati keindahannya,  mengabadikan , serta selfie ria bersama kemegahan bunga ini.

“Biasanya hari pertama mekar,  bunga Rafflesia baru mekar satu kelopak, namun ini belum  kita hitung  mekar.  Keesokan harinya barulah dihitung sebagai  hari pertama Rafflesia mekar sempurna.  Jadi, untuk pengunjung yang ingin melihat bunga rafflesia mekar dalam fase indahnya, biasanya bertahan hanya 4 hari. Dan hari ke 5 sampai ke 7 bunga sudah masuk ke fase layu. Nah, jangan lewatkan keindahan ini ya, silakan datang kemari, “terangnya.

Rasa penasaran pada Rafflesia pun mengusik Nurin, dari Solo. Bersama rombongan keluarganya, ia beruntung bisa menyaksikan bunga tersebut mekar beberapa waktu lalu. Meski harus naik lokasi yang cukup tinggi, kemudian blusukan ke hutan dengan segala tantangannya.

“Wah tapi terbayar lunas setelah lihat bunganya. Benar-benar indah,”pungkasnya. Kiki Dian S