JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Bukan Gibah Bu Tejo Ini Lho Penyebab Menurunnya Jumlah Nelayan Penerima Bansos JPS, Dari Usulan 448 Hanya Di-ACC 123 Orang

Aktifitas memancing di pintu keluar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.
Aktifitas memancing di pintu keluar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jumlah nelayan di Wonogiri yang bakal menerima bantuan sosial (Bansos) Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menurun drastis dibandingkan data ketika pengusulan.

Usut punya usut ternyata sebagian besar nelayan yang diusulkan sudah menerima Bansos JPS program lainnya.

Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan (Dislakpernak) Wonogiri, Sutardi menyebutkan angka 448 sebagai jumlah nelayan yang diusulkan untuk menerima bansos JPS itu.

“Usulan tersebut nantinya masih akan dilakukan verifikasi data oleh Dinas Sosial Wonogiri. Untuk jumlah yang lolos mendapatkan bantuan, Dinsos yang menentukan,” kata dia, Senin (24/8/2020).

Baca Juga :  Hasil Verifikasi KPU Wonogiri Dinyatakan Belum Memenuhi Syarat, Paslon Joko Sutopo-Setyo Sukarno Alias Josss Maupun Hartanto-Joko Purnomo Atau Harjo Diminta Segera Memperbaiki ini

Kepala Dinsos Wonogiri, Kurnia Listiyarini menuturkan, nelayan yang mendapat Bansos jumlahnya berkurang. Dari usulan awal sebanyak 448 nelayan, setelah diverifikasi jumlahnya berkurang menjadi 123 orang.

Setelah diverifikasi, sebagian nelayan sudah menerima Bansos JPS program lainnya. Bansos yang dimaksud yakni Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bansos Provinsi dan Bansos Kabupaten.

Baca Juga :  2 Warga Grobogan Tewas Kecelakaan di Dusun Mojo Desa Sedayu Slogohimo Wonogiri, Berboncengan Sepeda Motor Honda Megapro Masuk Jurang Sedalam 4 Meter. Diduga ini Pemicunya

“Penerima bantuan tidak boleh ganda. Ketika nelayan yang diusulkan sudah menerima JPS lainnya maka dia tidak berhak mendapat bansos dari Kementrian Kelautan dan Perikanan,” terang dia.

Penyaluran Bansos akan dilakukan selama tiga bulan, yakni Mei, Juni dan Juli. Adapun besaran Bansos perbulannya yakni Rp 600 ribu.

Soal pendistribusian Bansos, tidak ada bedanya dengan penyaluran BST. Nantinya bantuan akan disalurkan di tiap-tiap kecamatan melalui Kantor Pos. Aria