JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Diduga Korban Pembunuhan Mayat Tinggal Kerangka di Giriharjo Puhpelem Wonogiri, Korban Sempat Menjual Sepeda Motor Honda Beat

Konferensi pers di Mapolres Wonogiri
Konferensi pers di Mapolres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi sudah mengantongi identitas mayat misterius tinggal kerangka di Kelurahan Giriharjo Kecamatan Puhpelem Wonogiri pada Sabtu, 16 Mei 2020 lalu. Korban diduga merupakan korban pembunuhan.

Kapolres Wonogiri AKBP Christan Tobing saat konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Selasa (4/8/2020) menerangkan, mayat tersebut adalah Katyani (27), seorang ibu rumah tangga dengan satu anak. Korban merupakan Dusun Siglonggong, RT 2 RW 7, Desa Sanan, Kecamatan Girimarto Wonogiri.

“Dari hasil penyelidikan, korban meninggalkan rumah pada 12 Februari 2020, sekitar pukl 10.00 WIB. Dia mengendarai sepeda motor metik Honda Beat dengan alasan menjenguk temannya yang melahirkan di desa sebelah,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Deklarasi Kampanye Damai Wonogiri Akhirnya Batal Digelar, ini Penyebabnya

Pada hari yang sama, sekitar pukul 12.00 WIB korban menjual sepeda motornya di dealer motor bekas di Sidoharjo, dengan harga Rp. 8.600.000. Setelah menjual sepeda motor korban tidak diketahui lagi keberadaanya.

Hingga pada 16 Mei 2020, korban ditemukan di lahan kosong di sekitar TPU Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri dalam keadaan meninggal dunia sudah menjadi kerangka dan diduga merupakan korban pembunuhan.

Pada 3 Juni 2020 pihaknya telah mengirim sampel DNA ke Pusdokkes Mabes Polri. Dari hasil DNA tersebut yang diterima pada 10 Juli 2020 bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah Katyani.

Baca Juga :  Benarkah Ada Potensi Tsunami di Pantai Paranggupito Wonogiri? Simak Penjelasan Berikut ini Lur

“Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan guna menggungkap kejadian atau pelaku dugaan pembunuhan tersebut,” beber Kapolres.

Kasatreskrim Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang berujar, setelah hasil tes DNA keluar, korban segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Menurut hasil autopsi diduga korban meninggal tidak wajar, ada dugaan pembunuhan. Namun dibunuh dengan cara apa dan pakai apa belum dipastikan.Ghala.

“Hasil penyelidikan belum mengarah ke terduga pelaku. Sudah ada 8 saksi yang diperiksa terdiri dari keluarga terdekat dan orang yang terakhir melihat,” tutur Kasatreskrim. Aria