JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Gibran Tetap Senang Jadi Finalis Anak Bercerita RRI

Gibran Maheswara, Siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -– Menang kalah itu hal lumrah dalam suatu lomba, inilah yang ditanamkan pada peserta didik SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, termasuk kepada Gibran yang baru menginjak kelas 3.

Pada event Lomba Anak Bercerita dengan Harapan secara Virtual “Merdeka dari Covid” yang digelar LPP Radio Republik Indonesia Solo, Senin (24/8/2020).

Gibran Maheswara hanya menjadi Finalis 10 besar. Padahal pada beberapa event mendalang, Gibran juga mahir memainkan kendang. Gibran punya pengalaman pentas 100 kali lebih.

Putra Agus Setyawan SST, memiliki segudang prestasi antara lain menjadi bintang tamu di acara Litle VIP Metro TV bersama Cak Lontong, Bintang tamu di acara Rumah Mama Amy MNCTV bersama Raffi Ahmad-Nagita Slavina, Karnaval Inbox SCTV di Karanganyar bersama artis Narji, Bianka, Temu Dalang bocah 6 di TBS Surakarta 2015.

Baca Juga :  Ilmu Komunikasi UMS Berhasil Mendapat Akreditasi A, Akan Membuka Konsentrasi Peminatan Sesuai Kebutuhan Pasar

Gribran juga pernah menjadi Temu Dalang Bocah 7 di TBS Surakarta 2017, Dalang berbakat pada Festival Dalang Cilik Karanganyar 2015, Juara Harapan II Festival Dalang Cilik Surakarta 2018.

Terbaru ikut menghibur kegiatan Jateng Bermunajat, dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nasir, Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Prof Dr Baedhowie, Ketua PWM Jateng Tafsir, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Pelaksana Harian Sekda Jateng Heru Setiadi.

Juga, peringatan hari Wayang atas undangan Direktorat Kesenian Kemendikbud RI, dihadiri oleh Dr Restu Gunawan, M Hum, Kepala Subdit Program, Evaluasi dan Dokumentasi, Direktur Kesenian Kemendikbud Kuat Prihatin

Baca Juga :  SMPN 8 Solo Gelar Simulasi Penilaian Tengah Semester Secara Daring

Kegagalan menjadi yang terbaik tidak terlalu membuat kecewa Gibran. Bahkan dia merasa bersyukur diingatkan, karena dengan demikian berarti selama ini berceritanya masih kurang sempurna belajar dari rumah. Dan ini menjadi evaluasi harus belajar lebih tekun lagi semangat Muharram 1442 Hijriah dan HUT RI ke-75.

“Tidak apa-apa, ini adalah pengalaman pertama ikut bercerita secara virtual. Dengan model auto didak, enggak nyangka bisa masuk 10 besar urutan ke lima, nilai 972 dari 150 peserta se Eks Karesidenan Surakarta,” kata Gibran. Prihatsari