JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Terbaru, Begini Sikap PKS dan Gerindra Sragen Sepekan Jelang Pendaftaran Bakal Calon Pilkada Sragen!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat berjalan beriringan dengan Ketua DPD PKS, Idris Burhanudin seusai Musda Golkar. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat berjalan beriringan dengan Ketua DPD PKS, Idris Burhanudin seusai Musda Golkar. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sepekan menjelang pendaftaran bakal calon bupati-wabup Pilkada Sragen, dua partai non koalisi pengusung Yuni-Suroto, yakni PKS dan Gerindra, menyatakan masih saling menunggu.

Ketua DPD PKS Kabupaten Sragen, Idris Burhanudin mengatakan hingga kini partainya belum memutuskan sikap di Pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang.

Menurutnya saat ini pihaknya masih mengintensifkan komunikasi politik dengan parpol-parpol maupun bakal calon.

“Komunikasi dengan partai-partai, masih jalan. Belum, belum ada keputusan,” paparnya ditemui usai menghadiri Musda Golkar di Kantor DPD Golkar, Sabtu (22/8/2020).

Selain dengan partai, menurutnya komunikasi juga dijalin dengan bakal kandidat. Selain ke petahana, komunikasi juga dilakukan dengan Sukiman dan Irianto yang sempat mengklaim siap maju ke Pilkada.

“Pak Sukiman-Irianto sudah komunikasi, dengan Mbak Yuni juga sudah,” terangnya.

Namun saat ditanya sikap PKS lebih condong mengarah ke mana, apakah mendukung petahana atau maju sendiri dengan membangun koalisi, Idris belum berkomentar.

Baca Juga :  Tambah 6 Lagi, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 433 Kasus Positif Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua Orang Dirawat di Rumah Sakit, Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Pun dengan tahapan pendaftaran yang tinggal sepekan lebih karena akan dibuka 4 September 2020, ia hanya menyebut agar bersabar menunggu keputusan PKS nanti.

“Tunggu, sabar…,” tukasnya.

Terpisah, kandidat terkuat Ketua DPC Gerindra Sragen, Wahyu Dwi Setyaningrum mengatakan untuk DPC Gerindra Sragen saat ini masih menunggu keputusan dan instruksi dari DPD dan DPP.

“Kami masih menunggu instruksi DPD dan DPP Mas,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan saat ini, partainya juga masih melakukan komunikasi dan lobi politik untuk Pilkada Sragen.

Perihal pernyataan PKS yang menjajaki koalisi kembali dengan Gerindra di Pilkada Sragen, menurutnya hal itu juga  masih terbuka.

Ia juga membenarkan memang sudah ada komunikasi dengan PKS terkait Pilkada Sragen.

“Kita sambut baik sikap PKS. Peluang masih terbuka, dulu waktu mengusung Mbak Yuni di Pilkada 2015 juga berdua bisa menang,” terangnya.

Baca Juga :  Gagal Maju Pilkada Sragen, Sukiman-Iriyanto Disebut Jadi Korban Kapitalidasi Proses Rekom Parpol. Rekom Butuh Bermiliar-Miliar, Rus Utaryono Sesalkan Parpol Tunduk Pada Oligarkhi Oportunistik

Sriyanto memandang jika Gerindra-PKS kembali berkoalisi mengusung calon,maka dampaknya dirasa akan lebih baik untuk rakyat Sragen. Karena dengan ada dua paslon, maka akan menjaga semangat demokrasi.

Sebab rakyat akan memiliki opsi lebih untuk memilih calon pemimpin daripada Pilkada berlangsung dengan calon tunggal.

“Lebih menguntungkan untuk rakyat jika calonnya lebih dari satu. Artinya proses demokrasi berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sriyanto memiliki keyakinan lebih, bahwa duet Gerindra dan PKS akan terulang dalam pilkada mendatang. Kini pihaknya tinggal menunggu keputusan final dari DPP Partai Gerindra.

“Masih ada waktu sampai batas akhir jelang pendaftaran. Kalau PKS bilang fifty-fifty, optimisme kami malah lebih dari fifty-fifty. Tapi sekali lagi semua keputusan ada di DPP dan kemungkinan dalam waktu dekat diumumkan. Apapun keputusan DPP kita siap mengamankan,” tegasnya. Wardoyo