JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Karyawan Kesehatan Dominasi Tambahan 48 Kasus Covid-19 di DIY

Ilustrasi positif corona. Pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Karyawan kesehatan mendominasi jumlah pasien baru Covid-19 yang terjadi di Provinsi DIY, pada Sabtu (22/8/2020).

Pemda DIY mengumumkan adanya  tambahan 48 kasus baru Covid-19 pada 20 Agustus 2020. Jumlah tersebut didapatkan dari pemeriksaan sebanyak 810 sampel di lab yang ada di DIY.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19,  Berty Murtiningsih menjelaskan bahwa saat ini total keseluruhan kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 1.138 kasus, di mana riwayat skrining karyawan kesehatan mendominasi.

“Skrining karyawan kesehatan sebanyak 21 kasus, hasil tracing kasus positif skrining karyawan kesehatan 9 kasus, kontak tracing kasus 14 kasus, pelaku perjalanan 2 kasus, dan masih dalam penelusuran 2 kasus,” ungkap Berty, Kamis (20/8/2020).

Selanjutnya, untuk distribusi kasus berdasarkan domisili yakni Kota Yogyakarta 7 kasus, Kabupaten Bantul 27 kasus, Kabupaten Kulonprogo 6 kasus, Kabupaten Gunungkidul 2 kasus, dan Kabupaten Sleman 6 kasus.

“Jumlah kasus meninggal sebanyak 2 kasus sehingga total kasus meninggal menjadi sebanyak 31 kasus,” jelasnya.

Berty menyebut kasus yang meninggal tersebut adalah kasus 1.098 laki-laki usia 55 tahun warga Kota Yogyakarta dan kasus 1.099 laki-laki usia 46 tahun warga Kota Yogyakarta.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan ke DIY Diprediksi Menurun Imbas dari PSBB Total di DKI Jakarta

“Kasus 1.098 komorbid jantung dan kasus 1.088 komorbid jantung dan gagal ginjal,” ucapnya.

Selanjutnya, untuk kasus sembuh pun mengalami lonjakan. Sebanyak 52 kasus dinyatakan sembuh pada 20 Agustus 2020 sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 765 kasus, di mana warga Sleman mendominasi.

“Kabupaten Bantul 6 kasus dan Kabupaten Sleman 46 kasus yang sembuh,” ucapnya.

Data dari Dinas Kesehatan DIY secara umum per 20 Agustus 2020 bahwa jumlah total suspek di DIY adalah 11.268 orang, konfirm sebanyak 1.138 orang, sembuh 765 orang, meninggal konfirm 31 orang, kasus aktif 342 orang, case recovery rate 67,22 persen, dan case fatality rate 2,72 persen.

Sehari sebelumnya, Pemda DIY mengumumkan tambahan 31 kasus positif Covid-19 di DIY pada 19 Agustus 2020.

Jumlah tersebut didapat dari pemeriksaan sebanyak 462 sampel di lab yang ada di DIY.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan saat ini total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 1.090 kasus. Kasus baru tercatat sebagai kasus 1.065-1.095.

Baca Juga :  Pesan WA agar Remaja Tidak Keluar Rumah Bikin Warga Kulonprogo Resah

“Kasus didominasi dari Sleman, sementara untuk riwayat mayoritas adalah dari skrining masyarakat,” ungkap Berty, Rabu (19/8/2020).

Berty mengatakan bahwa skrining masyarakat dilakukan oleh Dinkes Sleman bersama dengan FK UGM. Kedua pihak melakukan skrining untuk implementasi Rapid Test.

“Di antaranya juga kepada masyarakat luas di lingkungan Sleman. Dari sekian ratus yang di rapid, ada yang reaktif dan dilakukan swab. Itu hasil PCR yang positif,” ucapnya.

Data distribusi kasus berdasarkan riwayat yakni skrining karyawan kesehatan 6 kasus, skrining masyarakat 8 kasus, kontak tracing kasus 5 kasus, pelaku perjalanan 2 kasus, masih dalam penelusuran 8 kasus, dan kontak dengan teman dari Jawa Timur 2 kasus.

Kemudian kasus berdasarkan domisili yakni Kota Yogyakarta 3 kasus, Kabupaten Bantul 5 kasus, Kabupaten Gunungkidul 2 kasus, dan Kabupaten Sleman 21 kasus.

“Laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 18 kasus sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 713 kasus,” ungkap Berty.

Distribusi kasus sembuh berdasarkan domisili yakni Kota Yogyakarta 5 kasus dan Kabupaten Bantul 13 Kasus.  

www.tribunnews.com