JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Kasus Covid-19 di Magelang Tertinggi di Mertoyudan

Ilustrasi virus corona. Pixabay

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Magelang tertinggi terjadi di wilayah Kecamatan Mertoyudan. Dari sebanyak 42 pasien terkonfirmasi positif hingga saat ini, paling banyak berasal dari Kecamatan Mertoyudan 16 orang. Kemudian dari Kecamatan Kaliangkrik tujuh orang, Salaman enam orang, Secang tiga orang. Selain itu dari Kecamatan Borobudur, Windusari dan Tegalrejo, masing-masing dua orang.

“Sedangkan untuk Kecamatan Pakis, Salam, Kajoran dan Mungkid, masing-masing ada satu orang,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, kemarin.

Ia juga menjelaskan, dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika Virus Korona di Kabupaten Magelang masih ada.

Baca Juga :  Gadis Belia Berusia 15 Tahun Dijambret Dua Penjahat Muda

Terkait hal itu, pihaknya minta kepada masyarakat agar tetap mematuhi tujuh pedoman sebagai persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru, Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP.

Yakni melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Hal lainnya, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, satu pasien dalam pengawasan (PDP), asal Kecamatan Muntilan berusia 61 tahun, meninggal Kamis (20/8/2020) kemarin. Sebelumnya, almarhum dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang. Hari ini juga ada penambahan dua PDP, dari Kecamatan Muntilan dan Sawangan.

Baca Juga :  Ganjar Dorong UMKM Beralih ke Pemasaran Online

“Untuk yang meninggal kemarin, langsung dimakamkan dengan protokol covid-19 oleh satgas covid Kecamatan Muntilan beserta tim dan tim RSUD tidar. Untuk saat ini, jumlah akumulasi PDP menjadi 423 orang. Rinciannya, 10 dirawat, 369 sembuh dan 54 meninggal,” kata, Jumat (21/8/2020).

Untuk saat ini, lanjut Nanda, tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk pasien positif, jumlah akumulasinya masih tetap 226 orang.

“Dari 226 orang itu, terdiri dari 16 dirawat, 26 menjalani isolasi mandiri, 177 sembuh dan tujuh meninggal. Sedang orang dalam pemantauan (ODP), hari ini ada dua yang lolos. Sehingga kini tinggal enam ODP yang masih dalam pemantauan,” lanjutnya. F Lusi|Satria Utama