JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Maut di Kemuning Karanganyar, Minibus Pengangkut Rombongan Pendaki Hantam Tebing Lalu Terjerembab di Selokan. Satu Penumpang Tewas, 2 Luka-Luka

Petugas gabungan saat mengevakuasi minibus yang kecelakaan di Kemungking, Ngargoyoso , Karanganyar. Foto/Istimewa
Petugas gabungan saat mengevakuasi minibus yang kecelakaan di Kemungking, Ngargoyoso , Karanganyar. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut terjadi di jalur Kemuning-Jenawi, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Minggu (9/8/2020) malam.

Sebuah minibus yang membawa rombongan pendaki gunung asal Jakarta mengalami kecelakaan di Dukuh Secepit, Desa Kemuning. Satu orang tewas dan dua lainnya luka dalam insiden tersebut.

Data yang dihimpun di lapangan, minibus malang itu diketahui bernopol B 7535 KDA. Bus diketahui membawa 17 penumpang yang barusaja selesai mendaki gunung Lawu.

Mereka mayoritas diketahui berasal dari Jakarta dan Jawa Barat. Kecelakaan terjadi sekira pukul 20.50 WIB.

Menurut Kades Kemuning, Widadi Nur Widyoko kepada wartawan mengatakan
kecelakaan terjadi saat minibus itu barusaja menjemput rombongan pendaki asal Jakarta dan Jabar.

Mereka barusaja selesai melakukan pendakian Gunung Lawu via jalur pendakian Candi Cetho.

Baca Juga :  Kunjungi Karanganyar, Wakil Gubernur Taj Yasin Ungkap Pemicu Mengapa Jumlah Kematian Pasien Positif Covid-19 di Jateng Melonjak Tajam!

“Di dalam bus mengangkut 17 pendaki yang berasal dari wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Sesampai di Dukuh Secepit, sopir diberitahu salah satu penumpang jika ban belakang sebelah kiri kempes,” paparnya Minggu (9/8/2020) malam.

Kondisi jalanan di lokasi kejadian memang berupa turunan. Diduga karwna hilang kendali, minibus kemudian melaju agak kencang.

Sopir sempat berusaha mengerem namun mobil tidak berhenti. Pengemudi mobil berusaha banting setir ke kiri.

“Tapi bus malah mengenai tebing lalu masuk selokan dan baru berhenti setelah menabrak tebing lagi,” paparnya.

Korban meninggal bernama Sri Miyana (19), warga Kampung Pedurinan, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Remaja itu diketahui duduk di sebelah sopir sempat terjepit badan minibus.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Sempat dilarikan ke RSUD, namun belum sampai mendapat penanganan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Tadi sempat dievakuasi namun dalam perjalanan ke RSUD Karanganyar, tapi kemudian meninggal dunia,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi melalui Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Maulana Ozar membenarkan insiden tersebut. Ia menguraikan dari hasil olah TKP, mencatat kecelakaan diduga dipicu oleh pecahnya ban minibus.

“Dugaan sementara, pemicunya pecah ban,” ujarnya.

Kasat menambahkan selain korban tewas, dua korban luka dalam insiden itu. Mereka langsung dibawa ke RSUD Karanganyar. Sementara sisa rombongan yang lain dalam kondisi sehat.

“Satu orang luka berat karena menderita patah tulang, satu lagi luka ringan,” pungkasnya. Wardoyo