JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Maut Panther Gasak Scoopy Hingga Remuk di Depan Showroom Daihatsu Pilangsari Sragen. Pengendara Scoopy Asal Madiun Tewas Mengenaskan

Tim Polres dan PMI Sragen saat mengevakuasi korban tewas kecelakaan di Pilangsari Ngrampal, Jumat (14/8/2020) malam. Foto/ICWS
Tim Polres dan PMI Sragen saat mengevakuasi korban tewas kecelakaan di Pilangsari Ngrampal, Jumat (14/8/2020) malam. Foto/ICWS

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut yang terjadi di ruas jalan raya Sukowati tepatnya di depan showroom Daihatsu wilayah Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Jumat (14/8/2020) malam akhirnya terungkap.

Kecelakaan maut itu melibatkan sebuah mobil kijang bernopol AD 8488 WN dengan pengendara motor Honda Scoopy AE 4712 GQ.

Korban dari pengendara motor ditemukan tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Motor yang dikendarai juga remuk tak berbentuk.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Panther AD 8488 WN yang dikemudikan Sarno (56) warga Bumiaji, Gondang, Sragen dengan motor Honda Scoopy AE- 4712-GQ yang dikendarai Nurhuda Wijaya (21) asal Dukuh Cambor RT 15/07, Ngadirejo, Wonoasri, Madiun, Jatim.

Nurhuda tewas mengenaskan dalam kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi mata, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 19.50 WIB.

Bermula ketoka pengendara Isuzu Panther melaju dari barat ke timur sedangkan pengendara Honda Scoopy berjalan dari arah berlawanan atau dari rimur ke barat.

Baca Juga :  Ponpes Ustadz Habib MA di Tangkil Sragen Masih Ditutup, 10 Santri dan Anaknya Isolasi Mandiri. Total 121 Orang Terlacak Kontak Erat dan Jalani Swab

Situasi jalan dalam kondisi basah usai diguyur gerimis. Menjelang lokasi kejadian, pengemudi Isuzu Panther tancap gas untuk mendahului mobil tak dikenal di depannya.

Nahas karena kurang perhitungan, mobil justru terlalu ke kanan hingga memakan jalur lawan. Malang tak dapat ditolak, bersamaan itu dari lawan arah melaju motor Scoopy yang dikendarai Nurhuda.

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Panther yang terlanjur kencang, menggasak motor scoopy sekuatnya. Benturan itu membuat motor ringsek dan pengendaranya terpental lalu terhantam mobil.

Motor warna merah itu hancur menjadi beberapa bagian. Pengendaranya meninggal di lokasi kejadian dengan kepala pecah dan tulang leher patah.

Sedangkan Panther penyok bagian depan kanan. Pengemudi Panther justru selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Kasatlantas Polres Sragen AKP Sugiyanto membenarkan kejadian itu. Menurutnya satu korban tewas yakni pengendara motor dan meninggal di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Tukang Loper Roti di Doyong Miri. Hanya Dalam 3 Jam, Rumah dan 2 Sepeda Motor serta Harta Benda Hangus Tak Tersisa, Pemilik Terpaksa Ngungsi

Saat ini mobil dan motor yang terlibat sudah diamankan di Mapolres untuk barang bukti. Kasus sudah ditangani oleh oleh penyidik.

“Kronologinya, pengemudi panther dari barat hendak mendahului mobil di depannya tapi terlalu ke kanan. Dari arah berlawanan melaju motor korban karena jarak sangat dekar, lalu panther menabrak sepeda motor,” paparnya.

Sementara, Kanit Laka Ipda Irwan Marfianto yang memimpin olah TKP mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati jika berkendara dalam situasi cuaca hujan atau jalanan basah.

Selain mengurangi kecepatan, jika mendahului kendaraan agar seyogianya memastikan situasi arus dari lawan arah benar-benar kosong dan memungkinkan untuk mendahului.

“Jangan memaksakan mendahului ketika situasi arus dari lawan arah tidak memungkinkan karena bisa berakibat fatal. Jadikan tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan demi keselamatan bersama,” tandasnya. Wardoyo