JOGLOSEMARNEWS.COM Netizen

Masih Ingat Ponari Si Dukun Cilik Asal Jombang? Kini Berusia 20 Tahun dan Baru Saja Menikah

Foto pernikahan Ponari dengan Aminatuz Zuroh. Foto: Facebook/Aminatuz Zuroh

JOMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Nama Ponari yang sempat viral tahun 2009 silam sebagai dukun cilik kini kembali terdengar. Namun kali ini bukan karena praktik pengobatan alternatif yang pernah dilakoninya, melainkan kabar bahagia.

Ponari yang kini berusia 20 tahun, baru saja melangsungkan pernikahan dengan gadis pujaan hatinya.

Kabar bahagia itu dibagikan sang istri, Aminatuz Zuroh, di akun Facebook miliknya. Ia membagikan video saat proses pernikahan mereka pada Sabtu (1/8/2020). Sebelumnya Ponari dan Aminatuz sudah melangsungkan prosesi lamaran pada Januari 2020.

“Alhamdulillah…” tulis Aminatuz Zuroh di akun Facebook miliknya, dengan menyertakan foto pernikahannya dengan Ponari.

Baca Juga :  Inovatif, Wong Solo ini Ciptakan Makanan Instan dengan Menu Gudeg, Opor, Rendang Dll, Masaknya Tak Perlu Api atau Listrik. Penasaran?

Dalam foto itu Aminatuz dan Ponari tampak semringah. Sang mempelai wanita mengenakan baju pengantin berwarna putih lengkap dengan pernak-perniknya, sementara mempelai pria mengenakan kemeja putih dengan luaran jas hitam serta peci.

Di Twitter, kabar bahagia pasangan Ponari dan Aminatuz ini turut dibagikan sejumlah akun, salah satunya akun @Info_Jombang, pada Sabtu (1/8/2020).

“Ponari sudah rabi teman-temanku,” tulis akun tersebut dengan menyertakan foto kedua mempelai.

Mendengar kabar bahagia dari sang mantan dukun cilik, netizen pun ramai memberi ucapan selamat di media sosial. Tapi tidak sedikit pula yang langsung teringat sosok Ponari kecil yang dulu sempat viral.

Baca Juga :  Inovatif, Wong Solo ini Ciptakan Makanan Instan dengan Menu Gudeg, Opor, Rendang Dll, Masaknya Tak Perlu Api atau Listrik. Penasaran?

Sekadar kilas balik, nama Ponari sempat ramai terdengar pada tahun 2009 sebagai dukun cilik asal Jombang. Ia dikenal setelah disebut menemukan batu petir yang diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.

Dalam praktiknya, Ponari yang memegang batu tersebut akan memasukkannya ke dalam air. Air itulah yang kemudian diyakini menjadi berkhasiat menyembuhkan penyakit.

Namun seiring waktu, nama Ponari dan praktik pengobatan alternatifnya semakin meredup hingga akhirnya tidak lagi muncul di media. Barulah awal tahun 2020 lalu, namanya kembali terdengar saat melangsungkan prosesi lamaran. Liputan 6