JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Masyarakat Mulai Masa Bodoh, Pemkab Sragen Bakal Siapkan Denda Rp 50.000 Bagi Yang Tertangkap Tak Pakai Masker!

Tim gabungan Polsek-Koramil Sukodono saat menghentikan seorang bocah bermotor tanpa masker dalam razia Kamis (23/7/2020). Foto/Wardoyo
Tim gabungan Polsek-Koramil Sukodono saat menghentikan seorang bocah bermotor tanpa masker dalam razia Kamis (23/7/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ledakan 29 kasus baru positif covid-19 dua hari lalu dan masih abainya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, membuat Pemkab Sragen mulai berubah pikiran.

Sanksi persuasif dan pemaafan yang diberikan selama ini, dimungkinkan akan dirubah dengan sanksi lebih tegas.

Pemkab bahkan berencana memberlakukan denda uang sebesar Rp 50.000 kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Baca Juga :  Kades Singopadu Meninggal, Camat Segera Usulkan PJ ke Bupati. Ini Kriteria Kandidatnya

Hal tersebut menjadi pembahasan di tataran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen saat menggelar rapat yang dipimpin oleh Ketua Gugus Tugas sekaligus Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (18/8/2020).

Advertisement

Bupati Yuni menyampaikan tim sudah melalukan evaluasi peraturan bupati (Perbup) terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Baca Juga :  Sragen Hari Ini Hanya Tambah 1 Kasus Positif, 2 Lokasi Isolasi Sudah Kosong, Warga Tervaksin Mencapai 842.257

Salah satu poinnya, terkait sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker akan ditambah denda berupa uang.

“Kita akan tambahkan disitu (Perbup) lewat Perkada barangkali dengan denda Rp 50 ribu bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker,” papar Yuni kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua