JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Oalah, Gegara Dipecat Dari Pekerjaan Lantaran Terdampak Pandemi Pria ini Pilih Jadi Kurir Sabu, Tidak Disangka Ternyata Segini Upahnya

Konferensi pers ungkap sabu di Polres Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo
Konferensi pers ungkap sabu di Polres Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua orang yang merupakan pengedar dan kurir sabu ditangkap tim Satresnarkoba Polres Sukoharjo. Mereka terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki.

Melansir tribratanews, Selasa (4/8/2020), mereka berinisial SD (30) warga Sumber, Banjarsari, Solo. Perempuan ini merupakan pengguna dan juga pengedar sabu. Serta SP (33) warga Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta yang indekos di Dukuh Cucukan RT 2/4, Desa Wirogunan, Kartasura. SP merupakan pengguna dan kurir.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di kamar kos sering digunakan untuk transaksi narkoba jenis sabu,” jelas Kasat Narkoba Polres Sukoharjo, AKP Agus Syamsudin didampingi Kasubag Humas AKP Sukmawati.

Baca Juga :  Ini Lho Lur Paslon Pilkada Sukoharjo 2020, Ada Joko Santosa-Wiwaha Aji Santosa Alias Joswi dan Etik Suryani-Agus Santosa Atau EA

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapati seorang perempuan berinisial SD yang kemudian ditangkap. Dari tangan SD ada sisa sabu. SD mengaku tengah menunggu SP yang akan mengirim sabu.

Selain sisa sabu, dari SD petugas menyita satu handphone, satu timbangan digital silver, satu bendel platik klip. Juga seperangkat alat hisap, satu lembar kertas folio berisi catatan transaksi sabu.

Dari penangkapan SD, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan TKP masih sama. Petugas menangkap SP dan berhasil menyita sabu seberat 50 gram.

Baca Juga :  COVID-19 Sukoharjo, Terkini Pasien Meninggal Tambah 4 Menjadi 28 Orang, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Bertambah 12 di Angka 578

Juga disita satu jaket jins, satu handphone, satu ATM BCA, satu motor Yamaha Alfa AD 3829 K. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

SP mengaku hanya bertugas mengantarkan paket sabu. Dia mengaku mendapat upah Rp2,5 juta. Dia tergiur jadi kurir sabu karena baru saja diberhentikan dari pekerjaannya lantaran terdampak virus Corona. Aria