JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pecah Kaca Mobil, Komplotan Rampok Gasak Rp 80 Juta Milik Pejabat Dinas Pertanian Sragen. Uang Habis Diambil dari Bank, Didodos Saat Ditinggal Nyate

Polisi saat melakukan olah TKP. Foto/Istimewa
Polisi saat melakukan olah TKP. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komplotan perampok dengan modus pecah kaca beraksi di depan sate kelinci Pak Peng wilayah Mahbang, Karanganyar, Sambungmacan, Sragen, Senin (10/8/2020) siang.

Pelaku yang diketahui lebih dari satu orang, menggasak tas berisi uang Rp 80 juta di dalam mobil salah satu pejabat Dinas Pertanian Sragen bernama Sutrisno (48).

Uang itu barusaja diambil oleh korban dari Bank Mandiri Sragen Kota. Pelaku beraksi saat korban tengah menyantap sate kelinci dan meninggalkan tas isi uang di dalam mobil.

Data yang dihimpun di lapangan, aksi perampokan terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Menurut keterangan saksi, siang itu korban barusaja mengambil uang untuk kantornya di Bank Mandiri Sragen Kota.

Baca Juga :  Catat, Mulai 26 September Wabup Sragen Bakal Naik Jadi Plt Bupati. Bupati Yuni Bakal Tinggalkan Rumah Dinas Mulai Jumat Malam dan Kembali ke Dayu Park

Korban mengendarai mobil warna silver bersama satu staffnya. Setelah mengambil uang, korban meluncur ke arah Mahbang Sambungmacan untuk makan sate kelinci.

Sesampai di warung sate, korban memarkir mobilnya. Kemudian ia bersama staffnya masuk untuk makan. Baru lima menit kemudian, ia mendengar suara kaca pecah.

Setelah dicek, ternyata kaca bagian depan sebelah kanan sudah hancur dan tas isi uang Rp 80 di jok depan sudah hilang.

“Tadi dia langsung telepun saya kalau kerampokan. Ceritanya dia habis dari bank ambil uang Rp 80 juta, bablas mau nyate kelinci di Mahbang. Baru mau makan, dia dengar ada suara kaca pecah. Lalu dicek kaca mobil bagian depan sudah hancur dan uang sudah nggak ada,” ujar rekan korban, Indarjo, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Saat dikonfirmasi, korban masih dimintai keterangan di Polres Sragen. Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo membenarkan kejadian itu. Menurutnya kasus itu langsung ditangani oleh Sat Reskrim Polres Sragen.

Baca Juga :  Siap-Siap, Pemkab Bakal Operasi Masker Secara Besar-Besaran Libatkan Tim Gabungan Hingga Tingkat Kecamatan. Plt Bupati Sebut Penyebaran Covid-19 dari Klaster Keluarga Cukup Banyak!

“Benar, korbannya pegawai di Distan Sragen. Uang yang hilang Rp 80 juta, habis diambil dari bank,” terangnya. Wardoyo