JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pedagang Pasar Kota Sragen Inginkan Pasar Tak Dipindah. Berharap Dana Rp 200 Miliar Bisa Memoles Pasar Kota Jadi PGS Rasa Klewer, Pemkab Siap Rangkul Paguyuban Bahas Yang Terbaik!

Pertemuan paguyuban pedagang Pasar Kota Sragen dan Disperindag di Shoping Center, Rabu (19/8/2020) malam. Foto/Wardoyo
Pertemuan paguyuban pedagang Pasar Kota Sragen dan Disperindag di Shoping Center, Rabu (19/8/2020) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para pedagang di Pasar Kota Sragen menyatakan satu suara menghendaki agar Pasar Kota tidak dipindah dan tetap dibangun di lokasi semula.

Sebaliknya, dana Rp 200 miliar bantuan pusat yang akan digelontorkan 2021-2022 diharapkan bisa untuk merevitalisasi pasar terbesar di Sragen itu menjadi pasar icon dengan konsep perpaduan pasar modern dengan pasar rakyat seperti Klewer ala Sragen.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara paguyuban pedagang Pasar Kota dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen, Tedi Rosanto di Shoping Center Pasar Kota Sragen, Rabu (19/8/2020) malam.

Pertemuan digelar atas inisiatif pedagang mendengar wacana pemindahan Pasar Kota menyatu dengan Pasar Nglangon dan Joko Tingkir beberapa hari lalu.

Advertisement
Baca Juga :  600 Warga Divaksin Dosis 2, Ketua DPC PDIP Sragen Ingatkan Horor Bulan Juli-Agustus Jangan Sampai Terulang. Imbau Prokes Tak Boleh Kendor!

Hadir dalam pertemuan itu, perwakilan dari beberapa paguyuban pedagang di Pasar Kota dan sekitarnya. Di antaranya
Kerukunan pedagang pasar kota sragen (KPPKS), Persatuan Pertokoan Pasar Sragen (Perkopas), Paguyuban Sol Sepatu Sumilir, Persatuan Pedagang Makanan Alun-alun Sasana Langen Putro Sragen, Paguyuban Pedagang Kliteh dan dikuatkan Komite Paguyuban Pedagang Pasar Sragen (KP3S).

Ketua KP3S, Subono mengatakan dari hasil pertemuan berbagai paguyuban pedagang di Pasar Sragen Kota dan sekitarnya beberapa hari lalu, semua memang menghendaki agar Pasar Kota tetap di lokasi semua dan tidak dipindah.

Wacana pembangunan Pasar Kota diharapkan tetap pada rencana semula yakni merevitalisasi Pasar Kota menjadi sebagai pasar icon atau rujukan di Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Blusukan ke Petani Sumberlawang, Mbak Luluk Bantu Bibit Bawang Merah dan Cabe Unggulan. Berharap Sragen Jadi Sentra Sambal Cabe dan Bawang Olahan!

“Aspirasi dari pedagang, maunya mbangunnnya ya tetap di Pasar Kota sini. Paguyuban akan berjuang dan siap membantu menjadikan Pasar Kota ini sebagai pasar tradisional yang jadi iconnnya Sragen atau mall rakyat,” paparnya mengawali pembahasan.

Ketua KONI Sragen itu juga berharap dalam revitalisasi Pasar Kota, Pemkab dan dinas terkait bisa saling koordinasi dengan pedagang.

Sehingga nantinya pembangunan pasar bisa sesuai dengan harapan dan bisa memberi kemanfaatan bagi pedagang serta masyarakat Sragen.

Untuk konsep revitalisasi juga diminta tetap melanjutkan sesuai DED yang pernah disosialisasikan kepada pedagang tahun 2017.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua