JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Disiplin Protokol Kesehatan Jadi Prioritas dalam Peringatan 1 Muharam di Pati

Ilustrasi seorang wanita memakai masker. Pexels

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pandemi virus corona memaksa pemerintah menggulirkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Sejumlah tradisi yang menjadi temu warga terpaksa dibatasi. Hal tersebut sebagai upaya dalam pencegahan penyebaran virus corona.

Seperti halnya malam pergantian Tahun Baru Hijriah atau 1 Muharam yang jatuh pada Kamis (20/8/2020) yang biasanya diselenggarakan secara meriah, pada tahun ini mesti dilaksanakan sesuai dengan penerapan SOP protokol kesehatan. Pelaksanaan haul pun harus memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dengan peserta terbatas.

“Terkait peringatan 1 Muharam, kami hanya memperbolehkan pelaksanaan haul dengan tetap membatasi tamu undangan dan mengedepankan protokol kesehatan,” tegas Bupati Pati Haryanto pada Rapat Koordinasi Penanganan covid-19, di Pendapa Kabupaten Pati, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga :  Pedagang Terinfeksi Covid-19, Pasar Kayen dan Bulumanis Ditutup Sementara Hingga Hari Ini

Ditambahkan, penanganan covid-19 di Kabupaten Pati sudah dilakukan sejak Maret hingga sekarang. Terhitung sudah lima bulan berjalan. Namun, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati sampai saat ini, kasus covid-19 masih bertambah.

Menurut Haryanto, penambahan tersebut selain karena meningkatnya intensitas pelaksanaan test swab massal, juga masih banyaknya masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan. Mereka menganggap new normal (kenormalan baru) itu, sudah kembali ke kondisi normal.

“Banyak masyarakat yang lalai terhadap protokol kesehatan. Ada beberapa kegiatan yang seharusnya izin, memerlukan kooordinasi dan mendapat pengawalan, namun ternyata tidak terpantau,” ungkap bupati.

Baca Juga :  Ketahuan Curi Celana Dalam, Pria Asal Semarang Nekat Ngebut di Jalur Pedesaan, Apes Ban Pecah, Mobil Nyungsep di Persawahan Grobogan

Karenanya, Haryanto minta kepada camat dan kepala desa untuk membantu pemerintah menyosialisasikan protokol kesehatan.

“Mohon ini dikawal dengan baik bersama kepala desa, karena ini yang bisa kita lakukan untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat,” pesannya kepada para camat.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengingatkan, agar jajarannya terus menyosialisasikan gerakan untuk tetap disiplin dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Sampaikan ke warga agar mereka selalu taat memakai masker. Karena maskermu melindungiku, maskerku melindungimu,” jelasnya. Ahmad|Satria Utama