JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Pelaku Pembunuhan Keluarga Juragan Mobil Rental di Baki Sukoharjo Ternyata Dikejar Banyak Utang. Kalap Lalu Ingin Rampok Semua Harta Korban

Pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Duwet, Baki, Sukoharjo. Foto: Istimewa
Pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Duwet, Baki, Sukoharjo. Foto: Istimewa

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Misteri kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Duwet, Baki, Sukoharjo akhirnya terkuak.

Pelaku diketahui berinisial HT dan merupakan sopir pribadi korban. Dia juga rekan usaha korban.

Pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan Suranto, sang istri Sri Handayani, serta dua anaknya RA dan DN itu, ditangkap selang tiga jam setelah kasus itu terungkap.

Usut punya usut, aksi pembunuhan keji itu ternyata dilatarbelakangi oleh kondisi pelaku yang terlilit banyak utang.

Dalam kondisi terjepit, pelaku berniat menguasai harta korban untuk melunasi hutangnya.

Baca Juga :  Bikin Deg-degan, Hasil Pengundian Akhirnya Paslon EA Memperoleh Nomor Urut 1 Sedangkan Joswi Dapatkan Nomor Urut 2, Resmi Terpasang di APK 26 September Mulai Kampanye

Sayang, empat nyawa yang dihabisinya justru mengantarkan pelaku ke balik jeruji besi.

Hal itu dijelaskan Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas dalam konfrensi pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/08/20).

“Pelaku punya hutang yang cukup banyak dengan orang luar (bukan korban-red). Lalu pelaku ingin menguasai barang milik korban,” kata Yugo kepada awak media.

Yogo menjelaskan, penangkapan pelaku bernisial HT itu bermula dari olah TKP di rumah korban. Selain itu, ada sekitar enam saksi yang diperiksa yang kemudian mendapatkan banyak bukti yang mengarah ke HT sebagai pelaku.

Baca Juga :  Wajib Tahu Ini Ancaman Hukuman Pelaku Aksi Balap Lari Liar di Jalanan, Bisa Dipidana 18 Bulan Atau Denda 1,5 M

Pelaku HT dari informasi yang didapat JOGLOSEMARNEWS.COM sempat menyaksikan proses evakuasi jenazah. Namun gerak cepat langsung dilakukan aparat kepolisian dengan menangkap pelaku tiga jam setelah olah TKP.

Penangkapan dilakukan di rumah HT yang masih berada dalam satu kecamatan. Polisi sempat menginterogasi pelaku hingga akhirnya menemukan bukti-bukti.

“Kita amankan di daerah Baki. Petugas langsung memburu pelaku dan berhasil menangkap pada pukul 04.00 WIB,” ujar Bambang Yugo. Prabowo