JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Pendataan Tenaga Kerja Penerima BLT di Kota Magelang Dikebut

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, Gunadi Wirawan saat memberikan keterangan kepada para awak media. Istimewa

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seluruh perusahaan, instansi maupun kantor dinas di Kota Magelang diminta untuk segera menyelesaikan pendataan peneroma bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah pusat.

Pendataan yang dimaksud terkait data tenaga kerja non PNS dan BUMN, gaji di bawah Rp5 juta per bulan, dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Adapun bantuan tunai senilai Rp600.000 tersebut akan diberikan ke rekening masing-masing tenaga kerja selama 4 bulan, yakni mulai September-Desember 2020.

“Kebijakan ini sudah dirancang pemerintah pusat, dan sistem penghitungannya dimulai bulan September-Desember 2020. Kita dorong HRD perusahaan-perusahaan di Kota Magelang untuk menyelesaikan pendataan ini segera,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, Gunadi Wirawan, pada Rabu (12/8/2020).

Baca Juga :  Mahasiswi Cantik Asal Banyumas Tergulung Ombak Saat Selfi di Pantai Logending, 4 Hari Kemudian Jenazahnya Ditemukan Nelayan Kebumen

Gunadi juga menyebutkan, saat ini ada 21.000 orang tenaga kerja yang di tersebar di 700 perusahaan besar, menengah, dan kecil di Kota Magelang. Bantuan ini merupakan bagian dari program stimulan guna memacu perputaran uang di masyarakat sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional.

“Bantuan ini berlaku untuk semua pekerja di Kota Magelang, entah tinggal dari mana. Yang penting perusahaannya itu berada di Kota Magelang. Lalu, pencairan dilakukan selama dua kali, masing-masing mendapat Rp1,2 juta, selama empat bulan sehingga totalnya Rp2,4 juta,” paparnya.

Baca Juga :  Baru Saja Kenal, Pemuda 20 Tahun di Kebumen Tega Setubuhi Gadis Dibawah Umur

Gunadi juga mengatakan, sejumlah pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) tetap bisa mendapatkan Bansos tersebut. Syaratnya, mereka masih membayar premi dan masih terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Kalau yang sudah tidak terdata di BPJS Ketenagakerjaan, tetap bisa mendapatkan bantuan dari Kartu Prakerja. Bantuan penanganan Covid-19 ini saya kira sangat merata, dan semuanya akan tetap mendapatkan,” ujarnya. F Lusi|Satria Utama