JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Penyidik KPK Novel Baswedan Positif Covid-19, Mengaku Tanpa Gejala dan Pilih Isolasi Mandiri

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Foto: Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinyatakan positif Covid-19. Tak lama berselang, penyidik KPK Novel Baswedan juga mengumumkan jika dirinya positif Covid-19.

Novel Baswedan mengumumkan kabar dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 melalui akun media sosial Twitter miliknya, @nazaqistsha, pada Jumat (28/8/2020).

“Kemarin dilakukan tes swab terhadap seluruh penyidik KPK karena sudah ada penyidik yang positif. Hari ini saya dapat kabar bahwa hasil swab saya positif. Sedangkan saya merasa sehat dan tanpa gejala,” tulis Novel Baswedan dalam twitnya.

Novel pun meminta doa kepada netizen dan menyatakan bakal menjalani isolasi secara mandiri. “Insya Allah saya akan melakukan isolasi mandiri. Mohon doa…” lanjutnya.

Baca Juga :  Viral Surat Nikah dan Perjanjian Cerai Soekarno Dijual, Harga Dibuka Rp 25 Miliar. Pihak Penjual Disebut adalah Cucu Inggit Garnasih

Sebelumnya diberitakan, terdapat 24 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah itu bertambah dari sebelumnya 14 orang.

“Yang terkini, ada 10 pegawai yang terpapar Covid-19. Terdiri pegawai di Direktorat Penyidikan, yakni 4 orang dan dari non pegawai di Biro Umum yakni 6 orang,” ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi pada Jumat (28/8/2020).

Sementara, 14 orang sebelumnya yang lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19 yakni sembilan pegawai, empat non pegawai dan satu tahanan.

Baca Juga :  Kakek dan Perempuan 22 Tahun Kepergok Berduaan di Kamar Hotel, Mengaku Saling Suka dan Begituan Seminggu Dua Kali

KPK, kata Ali, telah berkoordinasi dengan sejumlah layanan medis sebagai tindak lanjut adanya 24 kasus Covid-19.

“KPK telah mengambil langkah terhadap para pegawai yang telah terkonfirmasi positif dengan dilakukan isolasi mandiri dan telah dalam pemantauan layanan kesehatan tempat tinggal terdekat,” kata dia.

Saat ini, KPK telah memberlakukan sistem piket berkala kepada pegawai di Deputi Penindakan.

“Adapun kebijakan terkait sistem dan jam kerja pegawai pada bidang lainnya sedang dievaluasi kembali untuk dilakukan langkah-langkah sesuai mitigasi risiko,” ucap Ali.

www.tempo.co