JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Percepat Upaya Memajukan Desa, 8 Forkopimdes di Kecamatan Paranggupito Wonogiri Terbentuk

Pemotongan tumpeng tanda pembentukan Forkopimdes di Kecamatan Paranggupito Wonogiri. Dok. Camat Paranggupito
Pemotongan tumpeng tanda pembentukan Forkopimdes di Kecamatan Paranggupito Wonogiri. Dok. Camat Paranggupito

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peringatan HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020), menjadi momen mengesankan dan bersejarah bagi Kecamatan Paranggupito Wonogiri.

Tidak hanya pelaksanaan upacara secara virtual yang baru kali pertama ini digelar. Di hari yang sama juga telah terbentuk forum antar pimpinan di tingkat desa, bernama Forum Komunikasi Pimpinan Desa (Forkopimdes).

Ada delapan Forkopimdes yang terbentuk. Sesuai dengan jumlah desa di kecamatan yang menjadi ujung tenggara Provinsi Jateng itu.

Camat Paranggupito Sulistiyani kepada JOGKOSEMARNEWS.COM, mengungkapkan, pembentukan Forkopimdes berfungsi untuk menunjang kelancaran dan menyelaraskan pelaksanaan Pemerintahan Desa sesuai dengan kewenangannya. Dalam Forkopimdes nantinya akan diketuai oleh Kepala Desa, dengan beranggotakan sejumlah unsur. Misalnya Babinsa maupun Bhabinkamtibmas.

“Kades segera menerbitkan SK pembentukan Forkopimdes itu,” jelas dia.

Hal ini penting untuk menunjang kelancaran pelaksanaan urusan Pemerintahan Desa sesuai dengan kewenangannya sebagaimana telah diatur dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 sebagaimana diubah dengan PP Nomor 47 Tahun 2015. Dengan terbentuknya Forkopimdes, diharapkan nantinya segala hal yang terjadi di desa dapat dibahas oleh Forkopimdes.

“Rencananya setiap dua atau tiga bulan sekali diadakan rakor bersama Forkompimcam dan Forkopimdes. Jadi wadah Forkompindes tidak sekedar dibentuk, tapi memang difungsikan maksimal,” ujar dia.

Baca Juga :  Ini Dugaan Penyebab Menurunnya Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada, Gegara Penggabungan TPS Hingga Jarak Semakin Jauh Dikhawatirkan Pemilih Malas Datang

Untuk diketahui, Kecamatan Paranggupito memiliki luas wilayah 6.475,4225 hektare, terdiri dari 8 desa, 38 RW dan 127 RT. Jaraknya mencapai sekit 68 kilometer dari Kota Wonogiri.

Paranggupito berada pada ketinggian195 meter dari permukaan air laut. Merupakan satu-satunya kecamatan di Wonogiri yang berbatasan dengan laut selatan dengan panjang garis pantai mencapai 15 kilometer.

Batas wilayah di sebelah utara adalah Kecamatan Pracimantoro dan Giritontro. Sedangkan di sebelah timur ada Kabupaten Pacitan, sebelah selatan Laut selatan dan sebelah barat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hasil pertanian di Paranggupito meliputi padi gogo, jagung, ubi kayu, kacang tanah, dan kelapa deres. Untuk potensi UMKM meliputi kerajinan dan industri rumah anyaman bambu, mebeler, pertukangan. Ada pula pembuatan cabe jamu, empon-empon hingga gula Jawa.

Obyek wisata di antaranya Pantai Nglonjok, Pantai Nampu, Pantai Sembukan, Pantai Banyutowo, Pantai Kalimirah, dan Pantai Pringjono. Wisata alam goa antara lain Goa Kendangan dan Goa Suling yang berada di Desa Gudangharjo dan Gunturharjo.

Ada satu jenis tanaman yang memang banyak dikembangkan di daerah ini yaitu cabe jamu. Potensi pertambangan yang banyak menjadi tumpuan mata pencaharian penduduk Paranggupito adalah bahan galian C yang tersebar hampir seluruh wilayahnya. Juga usaha rumput laut dan pembuatan gula kelapa yang memang banyak bahan bakunya. Hasil perikanan Paranggupito adalah lobster segar dan ikan laut.

Baca Juga :  MUI itu Njejegne Aturan Dengan Hikmah, Disampaikan Ketua MUI Jateng Ahmad Dharoji Ketika Mengukuhkan Pengurus MUI Wonogiri, Ini Para Pengurusnya

Berikut adalah nama Desa dan Dusun yang terdapat di Kecamatan Paranggupito :

1. Desa Songbledeg meliputi 13 Dusun yang terdiri dari: Dusun Songbledeg, Rejosari, Lomujing, Jamburejo, Gondangsari, Klepu, Weru, Tlogorejo, Bulu, Mloko, Sumberejo, Ngandonngrejo, Janglot

2. Desa Ketos meliputi 11 Dusun yang terdiri dari : Dusun Ngranti, Karanggede, Blimbing, Tlahap, Tompak, Ngelo, Nglaran, Kuniran, Ngropoh, Sambi, Ketos

3. Desa Paranggupito meliputi 12 Dusun yang terdiri dari : Dusun Parang, Nguni, Ngasem, Setro, Sawit, Ngrimbal, Kloposari, Nongosari, Klampeyan, Karangkulon, Bandungan, Kranding

4. Desa Gudangharjo meliputi 8 Dusun yang terdiri dari : Dusun Gudang, Wedungan, Bogor, Jarakan, Jahen, Dawung, Ngelo, Jati

5. Desa Gunturharjo meliputi 10 Dusun yang terdiri dari: Dusun Ngasem, Balong, Plawon, Puwun, Talunombo, Guntur, Pelem, Petir, Duren, Dringo

6. Desa Sambiharjo meliputi 11 Dusun yang terdiri dari: Dusun Ngelo, Blimbing, Jerukwangi, Pakis, Joho, Munggur, Bulusari, Worawari, Tlogosari, Cabe, Kajor

7. Desa Johunut meliputi 13 Dusun yang terdiri dari: Dusun Salam, Pakel, Sambi, Prengguk, Mloko, Gemulung, Kenteng, Klampok, Nagan, Waruharjo, Gebang, Johunut, Pule

8. Desa Gendayakan meliputi 11 Dusun yang terdiri dari: Dusun Bangapel, Tlogokajang, Sidoasri, Ngledok, Puring, Ngejring, Gendayakan, Pucung, Blimbing, Sumur, Glagahombo. Aria