JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Satelit Alias Nangka Goreng Ternyata Dibikin Tesi di Warungnya, Dijamin Bikin Ketagihan

Satelit si nangka goreng. JSNews. Aris Arianto
Satelit si nangka goreng. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Apa yang terlintas di benak ketika mendengar kata satelit?. Kemungkinan besar mayoritas akan langsung tertuju pada benda maupun wahana ruang angkasa.

Namun tahu tidak bahwa satelit ternyata juga dipakai untuk menamai jenis gorengan?. Ya, buah nangka yang digoreng atau nangka goreng disebut pula sebagai satelit.

Nah, satelit ini dijual di salah satu warung makan di kantor Kejaksaan Negeri Wonogiri. Publik Kota Mete menyebutnya warung Tesi.

Ketika anda menyambangi warung Tesi, terutama saat pagi, akan disuguhkan aneka gorengan hangat di atas meja. Selain tempe dan bakwan maupun klenyem atau singkong parut goreng serta pisang goreng, tersedia pula satelit.

Baca Juga :  Permasalahan Kata Nyawiji di Tagline Josss dan Harjo, Begini Komentar Kedua Paslon

Si satelit ini ketika sudah masuk mulut akan terasa renyah gurih diluar namun lembut manis di dalam. Hampir sama seperti saat mengunyah pisang goreng.

Ketika digoreng, nangka hanya dicampur tepung terigu tepung beras dan santan plus vanili. Ini menjadikan rasa dan aroma khas buah nangka tetap terjaga.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , si pemilik warung, Tesi mengatakan, buah nangka yang akan dijadikan satelit dipilih yang pas. Yakni segar berwarna kuning cerah dan tidak terlampau matang. Pasalnya jika terlalu matang, buah nangka akan menjadi lembek dan warnanya berubah menjadi kuning tua kecoklatan.

Baca Juga :  Jadi Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa Berkantor Mulai 26 September, Imbas Bupati Joko Sutopo Alias Jekek Ambil Cuti Kampanye Pilkada Wonogiri 2020

“Bahannya beli dari pedagang yang sudah menjadi langganan di pasar,” kata dia, Senin (3/8/2020).

Menurut dia, cukup banyak pembelinya yang gandrung dengan satelit. Selain dimakan langsung di tempat, tidak sedikit yang meminta dibungkus untuk dibawa pulang. Bahkan sebagian ada yang memesannya terlebih dahulu.

“Tapi kalau tidak musim nangka, ya susah juga mendapatkan bahannya,” beber dia.

Gimana, tertarik mencicipinya?. Aria