JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

SMK SOLOPEDULI Berpartisipasi Pada SMK English Challenge Secara Online

SMK IT Smart Informatika Solo berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan Kemendikbud yaitu SMK English Challengge, Kamis (27/8/2020). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — SMK IT Smart Informatika Solo berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan Kemendikbud yaitu SMK English Challengge, Kamis (27/8/2020). SMK English Challenge merupakan program bantuan Ujian Sertifikasi Internasional Kemampuan Bahasa Inggris dengan TOEIC bagi Siswa SMK yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016.

Tahun ini, pemerintah menyediakan kuota bantuan sebanyak 75,000 tes TOEIC dengan harapan akan lebih banyak siswa SMK di Indonesia yang tersertifikasi secara internasional dan dapat merasakan manfaatnya saat nanti sudah terjun di dunia kerja.

“So you can challenge your self to know how is your English level among all Indonesian students, especially Vocational students (Jadi kalian (siswa) bisa menantang diri kalian untuk mengetahui kemampuan Bahasa Inggris kalian diantara siswa SMK se-Indonesia,” ujar Ustazah Sari selaku koordinator Bahasa Inggris SMK SOLOPEDULI.

Baca Juga :  Optimistis Menangkan Pilkada Solo, Bajo Berharap Dapat Nomor Urut 1. Ini Alasannya....

Sebelum mengikuti tes TOEIC siswa diwajibkan mengikuti seleksi online yang diselenggarakan pada tanggal 20 Juli – 31 Agustus. SMK IT Smart Informatika memilih tanggal 27 – 28 Agustus 2020 untuk proses seleksi tersebut.

SMK IT Smart Informatika menyediakan fasilitas laboratorium komputer bagi siswa yang tidak memiliki fasilitas komputer/handphone atau internet. Siswa yang ke sekolah dianjurkan memakai protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Baca Juga :  Partai Gelora Dukung Gibran dan Bobby di Pilkada 2020, Anis Matta: Dinamika di Daerah

“Kalau menurut saya, English Challange tahun ini cukup sulit di listening. Listeningnya itu susah karena percakapan yang diujikan itu terlalu grammary. Tapi kalau topik yang lain cukup mudah karena sudah sesuai yang diajarkan di pembelajaran,” ungkap salah satu peserta, Muhammad Azfa Alfarizi, XIIA, 17, Mojosongo. Muhammad Azfa Alfarizi merupakan peraih nilai TOIEC terbaik se-SMK SOLOPEDULI tahun 2019, dengan nilai 727. Prihatsari