JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Tak Ada Teman Koalisi Lawan Gibran, PKS Solo Pasrah ke DPP

Gibran Rakabuming Raka bersama Teguh Prakoso berangkat ke DPD PDIP Semarang untuk menerima surat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP, Jumat (17/6/2020). Foto: Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — DPD PKS Solo mengaku buntu dengan lobi daerah yang dilakukan untuk membentuk kapal koalisi. Pasalnya, masing-masing partai parlemen di Solo telah menurunkan rekomendasi dukungannya ke Gibran Rakabuming Raka.

Untuk itu, mereka menyerahkan sikap politik dalam Pilwakot Solo 2020 ke DPP. Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail mengatakan, keputusan mendukung atau mengusung calon wali kota Solo menjadi keputusan DPP PKS. Namun demikian, kini DPD PKS Solo tengah fokus menentukan sikap bagi kader atau simpatisan PKS.

Baca Juga :  Pengamat Hukum: Pilkada Solo Antiklimaks, Sudah Selesai. Tidak Ada Etika Berpolitik

“Ada pertanyaan muncul saat serap aspirasi kader terkait kemungkinan golput saat hari H pencoblosan datang. Pertanyaan itu muncul saat serap aspirasi. Masih sekedar pertanyaan dan akan kita pelajari bagaimana kalau abstain. Yang pasti kalau sikap untuk kader jika koalisi yang kita inginkan tidak terbentuk baru kita pelajari,” paparnya, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga :  Dinilai Majukan Kota Solo, Jika Terpilih Gibran-Teguh Berkomitmen Teruskan Program Rudy: Wasis, Waras, Wareg, Mapan lan Papan

Sebelumnya, PKS memunculkan opsi netral dalam Pilkada Solo 2020 mendatang ketimbang mendukung Gibran Rakabuming Raka. Hal itu dilontarkan karena kapal koalisi tidak akan terbentuk untuk melawan Gibran.

“Kita sangat realistis jika kapal koalisi sangat kecil kemungkinannya terbentuk. Untuk itu muncul beberapa alternatif untuk sikap para kader, salah satunya abstain,” pungkas Ketua Bapilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto. Prihatsari