JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Teganya, Pelaku Pembunuhan Sadis di Baki Padahal Berteman Dengan Korban Sejak SD. Dijadikan Sopir Pribadi Tapi Malah Berbuat Keji

Ilustrasi
Ilustrasi

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Misteri kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Duwet, Baki, Sukoharjo akhirnya terkuak gamblang.

Pelakunya yang diketahui berinisial HT itu sejatinya merupakan sopir pribadi korban. Dia juga rekan usaha korban.

Pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan Suranto, sang istri Sri Handayani, serta dua anaknya RA dan DN itu, ditangkap selang tiga jam setelah kasus itu terungkap.

Usut punya usut, aksi pembunuhan keji itu ternyata dilatarbelakangi oleh kondisi pelaku yang terlilit banyak utang.

Dalam kondisi terjepit, pelaku berniat menguasai harta korban untuk melunasi hutangnya.

Sayang, empat nyawa yang dihabisinya justru mengantarkan pelaku ke balik jeruji besi.

Baca Juga :  Kasus Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Bertambah 11 Menjadi 589, Pasien Meninggal Tidak Bertambah

Ironisnya, pelaku dengan korban memiliki hubungan dekat lantaran merupakan teman kecil dan bertetangga.

Bahkan pelaku dengan korban adalah teman sekelas kala duduk di bangku SD.
Hal itu dijelaskan Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas dalam konfrensi pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/08/20).

“Pelaku dan korban ini teman sejak kecil. Sejak dari SD yang kemudian menjadi mitra kerja,” paparnya.

Perwira polisi berpangkat melati dua itu memaparkan, kejadian pembunuhan itu dilakukan pelaku berinisial HT pada Rabu (19/08/20) dini hari. Pelaku mendatangi rumah korban dan membunuh dengan menusukkan pisau dapur.

“Jadi Rabu dini hari pelaku mendatangi rumah korban. Pelaku ini melakukan aksinya dengan pisau dapur milik korban,” papar dia.

Baca Juga :  Ini Lho Lur Paslon Pilkada Sukoharjo 2020, Ada Joko Santosa-Wiwaha Aji Santosa Alias Joswi dan Etik Suryani-Agus Santosa Atau EA

Yogo menjelaskan, penangkapan pelaku bernisial HT itu bermula dari olah TKP di rumah korban. Selain itu, ada sekitar enam saksi yang diperiksa yang kemudian mendapatkan banyak bukti yang mengarah ke HT sebagai pelaku.

Pelaku HT dari informasi yang didapat JOGLOSEMARNEWS.COM sempat menyaksikan proses evakuasi jenazah. Namum gerak cepat langsung dilakukan aparat kepolisian dengan menangkap pelaku tiga jam setelah olah TKP.

Penangkapan dilakukan di rumah HT yang masih berada dalam satu kecamatan. Polisi sempat menginterogasi pelaku hingga akhirnya menemukan bukti-bukti.

“Kita amankan di daerah Baki. Petugas langsung memburu pelaku dan berhasil menangkap pada pukul 04.00 WIB,” ujar Bambang Yugo. Prabowo