JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fix, Gerindra Lempar Handuk, Pasangan Sukiman-Iriyanto Hampir Pasti Batal Mendaftar di Pilkada Sragen. Rekom PKS Gagal Diraih?

Pasangan Sukiman (tengah)- Iriyanto (kiri). Foto/Wardoyo
Pasangan Sukiman (tengah)- Iriyanto (kiri). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sempat bikin deg-degan, pasangan Sukiman-Iriyanto hampir pasti batal mendaftar sebagai pasangan bakal calon (balon) Pilkada Sragen.

Selain belum ada tanda-tanda konsultasi hingga enam jam sebelum pendaftaran hari terakhir ditutup, Minggu (13/9/2020) petang, satu dari dua partai tersisa yakni Gerindra sudah mengisyaratkan untuk meminta maaf kepada warga Sragen karena tidak bisa mengusung calon di Pilkada ini.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , mengatakan sudah hampir pasti partainya tidak bisa mendaftarkan paslon ke KPU.

Sebab hingga hari terakhir pendaftaran bahkan sampai malam ini, rekom partai lain yang diharapkan bisa untuk berkoalisi, tak mampu diraih oleh Sukiman-Iriyanto.

“Dari DPC juga selalu melaporkan perkembangan, dan sampai sekarang tidak ada laporan apapun. Termasuk soal persiapan pendaftaran juga tidak ada info apa pun. Sehingga kami dari tim inti di DPD Gerindra tidak masalah meskipun pada akhirnya tidak bisa mengusung calon ke Pilkada Sragen,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (13/9/2020) petang pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Curhat Sukiman Usai Gagal Daftar ke Pilkada Sragen. Ungkap Perjuangan 10 Hari Rela Bertahan di Jakarta Demi Kejar Rekom, Ternyata Semua Ikhtiar Berakhir Sia-Sia

Sriyanto mengatakan sebenarnya Gerindra sudah memberikan rekomendasi kepada Sukiman-Iriyanto untuk maju ke Pilkada.

Namun hingga batas akhir pendaftaran tanggal 6 September lalu, keduanya gagal mendapatkan rekomendasi dari PKS yang diharapkan menjadi mitra koalisi. Hingga batas akhir perpanjangan pendaftaran tanggal 13 September ini pun, juga tak kunjung ada kejelasan.

“Yang jelas kami masih menunggu keputusan DPP bagaimana sikap politik Gerindra nantinya ketika memang faktanya kami tidak bisa mengusung paslon,” tukasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Sragen Divisi Teknis, Muhsin menyampaikan hingga pukul 18.30 WIB tadi, belum ada parpol yang datang ke KPU. Baik sekadar berkonsultasi, koordinasi maupun mendaftarkan paslon.

Meski demikian, pihaknya tetap akan menunggu sampai batas akhir penutupan perpanjangan pendaftaran pukul 24.00 WIB. Jika tidak ada yang mendaftar maka akan ditutup dan dibuat berita acara.

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

Jika tidak ada yang mendaftar, maka Pilkada Sragen hanya akan diikuti satu calon saja yakni Yuni-Suroto.

Pasangan itu diusung oleh lima parpol koalisi Gotong Rotong yakni PDIP, PKB, Golkar, PAN dan Nasdem serta didukung Demokrat.

“Kalau tidak ada yang daftar sampai jam 24.00 WIB malam ini, perpanjangan pendaftaran kita tutup dan kita buatkan berita acara,” tandasnya.

Di sisi lain, hingga berita ini ditulis dari parpol PKS tidak ada yang berhasil dikonfirmasi. Ketua DPD PKS, Idris Burhanudin tidak bersedia menjawab ketika dikonfirmasi sikap politiknya.

Pun dengan pasangan Sukiman-Iriyanto, juga tidak ada yang bisa dihubungi. Koordinatornya, Saiful Hidayat yang sehari sebelumnya masih menjawab Insya Allah akan mendaftar, juga tidak membalas saat ditanya pendaftaran. Wardoyo