JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Plastik di Sroyo Jaten Karanganyar. Karyawan dan Warga Panik Berhamburan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Petugas berjibaku memadamkan kobaran api di pabrik plastik Sroyo, Jaten, Karanganyar. Foto/Beni
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS. COM- Kebakaran hebat melanda sebuah gudang  plastik milik Abdul Rohim (50) warga Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Karanganyar Rabu (23/09/2020) pukul 12.00 WIB.

Kebakaran diduga berasal dari membakar sampah di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir ratusan juta.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , api bermula dari adanya pembakaran sampah di area tersebut. Namun karena angin bertiup kencang akhirnya api menjalar hingga ke gudang plastik.

Baca Juga :  Awas, Muncul Klaster Keluarga dan Perkantoran di Karanganyar. Jadi Paling Ganas dan Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Hingga Menempati Posisi 11 di Jawa Tengah

Tak pelak, para karyawan dan warga yang menyaksikan langsung berupaya mengambil air. Namun karena jaraknya jauh sehingga angin lebih cepat melahap plastik tersebut. Kebakaran pun makin menjadi.

Petugas Pemadam Kebakakaran Karanganyar Rony mewakili Kabid Damkarlinmas Kantor Satpol PP Pemkab Karanganyar mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga dan BPBD perihal kebakaran itu.

Spontan selang 10 menit tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung meluncur ke TKP. Pemadaman dilakukan cukup cepat sekitar 10 menit karena medannya tidak terlalu sulit. Bahkan relatif leluasa sehingga truck bisa masuk ke dekat gudang.

Baca Juga :  Awas, Sudah 128 Warga Karanganyar Meninggal Dunia, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah Tembus 684. Suspek Capai 2.199 Orang, Pasien Sembuh 520 Orang

“Alhamdullilah kami bergerak cepat sehingga api bisa dipadamkan tidak merembet pada bangunan lainnya,” ujar Rony.

Untuk jumlah kerugian belum bisa dipastikan namun diperkirakan ratusan juta rupiah sebab isi gudang plastik kondisi penuh barang. Namun untung saja tidak ada korban pada kejadian tersebut. Beni Indra