JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Pantura

Kecelakaan Perempatan Mustika Batang, Truk Gasak 7 Kendaraan yang Berhenti Saat Lampu Merah, Satu Korban Ibu Hamil Terpaksa Jalani Persalinan Caesar

Suasana sesaat terjadi kecelakaan karambol di Jalan Raya Jendral Sudirman Batang pada Minggu (13/9/2020) pagi. Delapan kendaraan terlibat kecelakaan krombol sekira pukul 06.15 WIB. Istimewa

BATANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Suasana mencekam terjadi sesaat setelah terjadi sesaat setelah terjadi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Delapan kendaraan terlibat kecelakaan karambol di Jalan Raya Jendral Sudirman Batang pada Minggu (13/9/2020) pagi.

Peristiwa tragis ini mengakibatkan delapan orang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Empat dari delapan korban dinyatakan mengalami luka berat, sedangkan empat korban lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit QIM Kabupaten Batang.

Lebih mencengangkan lagi, satu dari delapan korban merupakan ibu hamil hingga mengalami pendarahan. Beruntung pendarahan yang dialami seorang ibu hamil tersebut masih tergolong tidak parah. Informasi yang berkembang, tim medis langsung melakukan tindakan cepat, yakni operasi Caesar.

Data yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, tercatat empat orang mengalami luka akibat kecelakaan krabol yang saat ini menjalani perawatan intensif di RS Qim, Batang.

Keempatnya yakni, Harjo (38) warga Wringin, Tulis, Batang, mengalami luka patah tulang tertutup pada kaki kanan, kondisi sadar (Pengendara Yamaha Mio G-3045-RV).

Korban kedua yakni Muhamad Sutaryo (46) warga Subah, Batang, mengalami luka patah tulang tertutup pada kaki kanan, sadar (Pengendara SPM Honda Revo G-3402-UL), korban ketiga yakni Larhifatar Rizqiyah (27) warga Sambkng, Batang, mengalami luka memar pada perut, sadar (Pembonceng SPM Yamaha Mio G-6291-QT) dan korban keempat, Maonah (64) warga Desa Juragan Kecamatan Kandeman, Batang, mengalami luka memar pada kepala, lecet pada tangan dan kaki (Pembonceng SPM Honda Karisma G-6851-GA). Keempatnya mendapatkan perawatan intensif di RS QIM Batang.

Baca Juga :  Inilah Akhir Aksi Jahat Kawasan Sindikat Penggelapan Mobil Rental di Batang

Kronologi kecelakaan berawal pada saat ketujuh kendaraan tengah berhenti di lampu merah, perempatan Mustika, Batang. Nahas, saat lampu masih menyala merah tersebut, ketujuh kendaraan yang terdiri dari sebuah bus, sebuah truk box dan lima motor langsung di seruduk truk tronton dari arah Timur ke Barat.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Doddy, saat dikonfirmasi wartawan, setelah menerima laporan adanya kecelakaan tersebut, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk segera melakukan evakuasi korban dan mengamankan delapan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan krambol tersebut.

“Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Qim Batang, guna penanganan medis,” terang AKP Doddy.

Lebih detail, AKP Doddy, menjelaskan, kronologi kecelakaan bermula saat Truck Tronton Box Hino B-9813-WF yang dikemudikan oleh Indra Permadi (27) waga Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Semarang ke Jakarta.

Sesampainya di perempatan Mustika, yang terdapat lampu rambu lalulintas, pengemudi truk tidak bisa mengendalikan truk, saat lampu merah.

“Saat truk melaju di ruas jalan simpang empat atau Bangjo Mustika, truk angsung menabrak Bus Mercedes Benz G-1555-BL yang dikemudikan oleh Sisworo (49) warga Sempu, Limpung, yang berhenti di lajur kanan,” terang dia.

Akibat dorongan kuat dari belakang, lanjut AKP Doddy selanjutnya menabrak Truck Colt Diesel Mitsubishi G-1451-SC yang berhenti di lajur kiri, dan SPM Yamaha Mio G-3045-RV yang berhenti di tengah jalan.

Baca Juga :  Menteri Erick Fokus Dongkrak Investasi di Batang

“Pada saat kejadian tabrakan karambol ini lampu rambu lalu lintas menyala merah. Tabrakan tidak sampai terhenti disitu saja, Truck Colt Diesel Mitsubishi G-1451-SC yang dikemudikan Nawawi (37) waga Banyuputih, yang terdorong ke depan kemudian menabrak empat sepeda motor yang berhenti karena lampu merah,” imbuh dia.

Dikonfirmasi terpisah, dokter IGD RS QIM, yakni dr. Diana, mengakui pihaknya menerima sebanyak delapan korban kecelakaan beruntun, yang terdiri dari tiga perempuan dan lima orang laki-laki.

“Ada luka berat empat orang dan empatnya luka ringan. Orang yang luka berat, rata-rata mengalami patah tulang kaki maupun tangan,” katanya.

Bahkan, dokter Diana menyebut ada salah satu korban wanita yang tengah hamil 35 minggu dan mengalami pendarahan hebat dan terpaksa harus menjalani operasi Caesar.

“Terpaksa dilakukan operasi caecar di Cito, karena pendarahan,” jelasnya.

Data yang diperoleh, peristiwa kecelakaan ini tengah ditangani Satlantas Polres Batang.

Kecelakaan ini melibatkan sebhah Truck Tronton Box Hino nopol B 9813 WF, Bus Mercedes Benz nopol G 1555 BL, Truck Colt Diesel Mitsubishi nopol G 1451 SC , Yamaha Mio nopol G 3045 RV, Honda Revo G 3402 UL, Yamaha Mio G 6291 QT, Honda Scoopy G 3941 UV dan Honda Karisma nopol G 6851 GA. Satria Utama