JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ketahuan Curi Celana Dalam, Pria Asal Semarang Nekat Ngebut di Jalur Pedesaan, Apes Ban Pecah, Mobil Nyungsep di Persawahan Grobogan

Petugas kepolisian melaksanakan olah TKP di lokasi tergulingnya mobil pelaku pencurian celana dalam di wilayah Desa Bulu, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aksi pria berinisial H berusia 51 tahun asal Kota Semarang memang tergolong nekat. Pria berperawakan gagah dan bertato itu nekat menggeber gas di jalanan pedesaan di Desa Bulu, Kecamatan Wirosari, Kabupaten, Grobogan.

Usut punya usut, ternyata ia berusaha lari dari kejaran petugas kepolisian. Nahas mobil Honda Brio yang dikendarainya mengalami pecah ban, terguling dan nyungsep di persawahan.

Yang justru lebih menggetarkan perasaan, ternyata pria tersebut memiliki kebiasaan yang bisa dibilang ‘nyeleneh’. Sebelum bernasib apes pria tersebut mencuri celana dalam di minimarket. Tak tanggung-tanggung, pria tersebut menggasak empat celana dalam di empat minimarket berbeda di Kabupaten Blora.

Sungguh apes, saat melakukan aksinya di sebuah minimarket di wilayah Kecamatan Kunduran, Blora, ketahuan oleh pegawai minimarket. Kejadiannya pada Kamis (17/9/2020), kemarin.

Lantaran ketahuan, pria tersebut langsung menggeber mobilnya sebelum nyungsep di wilayah hukum Polres Grobogan. Tepatnya di areal persawahan di Desa Bulu, Kecamatan Wirosari, Kabupaten, Grobogan.

Data yang berhasil dihimpun, Gerak-gerik pelaku yang mencurigakan menarik perhatian penjaga toko. Saat ditanya, pelaku ketakutan dan langsung melarikan diri menggunakan mobil yang dibawanya. Pihak minimarket kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kunduran.

Kepala Satreskrim Polres Blora, AKP Setiyanto, saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa pencurian celana dalam tersebut. Ia menjelaskan, sebelum tertangkap basah mencuri celana dalam di sebuah minimarket di Kunduran, pegawai toko curiga dengan erak-gerik pelaku.

Baca Juga :  Tabrak Truk yang Cari Lokasi Parkir, Wanita Paruh Baya Tewas di Jalan Kudus-Pati

“Saat ditanya pegawai toko, pelaku ketakutan dan langsung melarikan diri menggunakan mobil yang dibawanya. Manajemen minimarket kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kunduran,” terang Kasatreskrim pada Jumat (18/9/2020) kemarin.

Lebih detail, AKP Setiyanto, menjelaskan, modus pelaku, dengan membuka celana dalam di dalam kotaknya. Untuk mengelabui karyawan, kotaknya ditinggal dan celana dalam disimpan di saku celana pelaku.

“Pegawai toko menaruh curiga dengan gerak – gerik pelaku, karyawan toko lantas mendatangi pelaku yang sudah berada di halaman minimarket,” ujar dia.

“Lantaran panik pelaku langsung tancap gas menggeber gas menuju barat ke Kabupaten Grobogan,” imbuh dia.

Atas kejadian tersebut, manajemen dan karyawan toko langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kunduran, Blora.

“Petugas Polsek langsung melakukan pengejaran dan berkordinasi dengan Polsek Wirosari dan Polsek Panunggalan, Polres Grobogan,” sambung dia.

Ditambahkannya, pelaku memang tergolong nekat. Demi mengelabuhi petugas kepolisian yang akan mengejar dan menghadang upaya pelarian, pelaku justru mengambil jalur alternatif. Namun, fakta selanjutnya berbicara lain.

Saat memasuki kawasan Desa Bulu, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan ban mobil sebelah kiri milik pelaku pecah dan akhirnya oleng hingga terguling di area persawahan.

Baca Juga :  Awas, Anggaran Pilkada Semua Daerah di Masa Pandemi Bisa Membengkak 2 Kali Lipat. KPU Jateng Sebut Yang Nekat Melanggar Prokes, Pilkadanya Bisa Dihentikan!

“Pelaku mengendarai sebuah mobil Brio bewarna putih dengan nopol H 9032 AW. Diduga akibat panik, pelaku nekat melintasi jalanan desa kebetulan dalam perbaikan dengan kecepatan relatif tinggi,” ujar dia.

“Akibat pecah ban, laju mobil pelaku tak terkendali hingga akhirnya terguling di area persawahan,” imbuh dia.

Kepada petugas, sambung AKP Setiyanto, pelaku mengaku, telah mencuri lima buah celana hitam dari minimarket di Jiken, Jepon, Blora Kota, dan Kunduran.

“Motifnya pelaku mengambil celana dalam katanya untuk dipakai sendiri. Harganya berkisar Rp35 ribu per satunya,” kata Kasatreskrim Polres Blora, AKP Setiyanto.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan adalah 1 (satu) unit Mobil jenis Honda BRIO warna putih yang dijadikan sarana melakukan pencurian, 3(tiga) buah Hand Phone serta 5 (lima) buah celana dalam Merk Indomaret Boxer Pria, ” terang dia.

AKP Setiyanto menambahakan, berdasar hasil pemeriksaan petugas pelaku mengaku telah melakukan pencurian celana dalam di empat lokasi berbeda yaitu pada Rabu (16/09/2020) di wilayah Kecamatan Jiken, Jepon, Blora kota dan terakhir dikecamatan Kunduran pada Kamis (17/09/2020).

“Untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya, terduga pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” sambung AKP Setiyanto. Ahmad | Satria Utama