JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kisah Haru Dimyati, Penjual Kembang Tahu Yang Bikin Kapolres Kebumen Tergerak Iba Lalu Borong Semua Dagangannya. Ternyata Lemas Usai Ditipu Sampai Kehabisan Uang oleh Pembeli Misterius

Foto/Humas
Foto/Humas

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Baru-baru ini seorang pedagang “Kembang Tahu” bernama Dimyati (65) warga Desa Jembangan, Kecamatan Poncowarno Kebumen, yang biasa mangkal di depan Pom Bensin Kawedusan menjadi korban penipuan, Sabtu (5/9/2020).

Kisah malang itu ia alami setelah berniat menolong seseorang yang meminjam uang kepadanya sebanyak Rp Rp 350.000. Berjam-berjam ia menunggu pria dengan ciri-ciri mengenakan masker mengembalikan uangnya, ternyata tak kunjung datang.

Beruntung, peristiwa tak mengenakan itu sampai ke telinga Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, sehingga dagangannya diborong dan uang Rp 350.000 yang hilang diganti.

“Kami merasa iba kepada bapak penjual kembang tahu, selanjutnya kami panggil ke sini (Rumah Dinas Kapolres). Bapak penjual kembang tahu ini telah ditipu oleh seseorang. Informasi itu saya dengar dari salah seorang rekan. Jadi kami tolong,” jelas AKBP Rudy saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Pejabat Bank Indonesia, Bupati Koko Tegaskan Dukung Penggunaan Uang Digital

Awal mula saat datang ke rumah dinas Kapolres, Dimyati terlihat lemas. Bagaimana tidak, penghasilan sehari Rp 70.000 malah ditipu Rp 350.000 oleh seseorang.

“Bapak itu kita hibur, kita selidiki bagaimana awal kejadiannya, serta bagaimana ciri-ciri orang yang pinjam uang kepadanya. Namun Pak Dimyati ini sama sekali tidak ingat,” kata AKBP Rudy.

Namun demikian, AKBP Rudy mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh Dimyati si penjual Kembang. Di tengah keterbatasan masih mau menolong orang, meski tidak kenal asal-usul orang itu.

Buah dari kejadian itu, dagangannya langsung habis diborong pucuk pimpinan Polres Kebumen AKBP Rudy.

Baca Juga :  Tega Nian, Datang Minta Restu Hendak Melamar Anak Gadis, Duda Asal Tegal Bawa Calonnya ke Losmen. Setelah 4 Kali Disetubuhi, Korban Ditinggal Kabur dengan Alasan Tak Pernah Cinta!

Ia yang biasanya mangkal mulai pukul 06.00 Wib sampai dengan pukul 16.30 Wib, jadi bisa pulang lebih cepat.

Bahkan dalam waktu dekat, rencananya ia kembali diundang AKBP Rudy ke Polres Kebumen. Hari Jumat besok, dagangannya akan kembali diborong Kapolres.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penipuan terjadi saat seorang laki-laki beli kembang tahu 20 bungkus kepadanya.

Saat Dimyati menyiapkan 20 bungkus Kembang Tahu, tiba-tiba pria itu bercerita tidak membawa dompet. Selanjutnya pria dengan ciri-ciri mengenakan masker itu meminjam uang kepada Dimyati Rp 350.000 dengan alasan untuk membeli sate.

Tanpa berfikir negatif, Dimyati dengan jiwa dermawannya langsung membantu pria itu. Namun setelah ditunggu berjam-berjam uang yang merupakan modal usaha tak kunjung dikembalikan. Edward