JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Klaster Manahan Sisakan Ekor, Tracing Kontak Dekat Terus Diusut, Total Kasus Jadi 408

Ilustrasi positif virus corona atau Covid-19. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pasien positif covid-19 dari klaster Manahan masih menyisakan ekor. Per Selasa (1/9/2020), Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo mencatatkan satu tambahan sembilan kasus baru positif covid-19 klaster Manahan.

Dari sembilan tambahan kasus baru tersebut, satu diantaranya merupakan kontak erat pasien positif sebelumnya dan sisanya adalah hasil tracing dari pasien yang sama. Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengungkapkan, total penambahan pasien baru Selasa (1/9/2020) sebanyak 14 pasien, sembilan diantaranya dari klaster Manahan.

Baca Juga :  KEREN! Mahasiswa UNS Raih Juara 1 di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition

“Semuanya dari masyarakat umum. Mereka terkonfirmasi positif berdasarkan tacing, atau ada juga pasien suspek naik kelas. Ada juga yang positif berdasarkan swab mandiri,” urainya.

Pemkot Solo sendiri gencar melakukan tracing terukur. Dari penambahan 14 pasien baru tersebut, empat diantaranya merupakan suspek naik kelas, serta satu pasien diketahui dari hasil swab mandiri.

Sementara itu, dengan adanya penambahan 14 kasus baru, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Kota Solo sudah melampaui 400 orang, yakni sebanyak 408 orang. Terdiri dari, dirawat sebanyak 31 orang, isolasi mandiri 33 orang, sembuh sebanyak 327 orang dan meninggal dunia 17 orang.

Baca Juga :  Sampaikan Visi Misi Ke KPU Solo, Gibran Ingin Wujudkan Solo Kota Budaya yang Modern, Sedangkan Bajo Usung Isu Ini

Sedangkan untuk pasien suspek sebanyak 1.104. Terdiri dari satu menjalani isolasi mandiri, 14 orang menjalani perawatan, discarded sebanyak 1.038 dan meninggal dunia sebanyak 51 orang. Prihatsari