JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Lawan Kotak Kosong, Inilah Kesiapan Paslon Hendi-Ita

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat didapuk sebagai salah satu pembicara Webinar Bulan Bung Karno 2020 yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan pada Selasa (9/6/2020) siang tadi. Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang (Pilwakot) tahun 2020 dipastikan hanya diikuti satu bakal pasangan calon. Kepastian itu setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menetapkan Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadi bakal pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Semarang 2020.

Dasar keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno KPU Kota Semarang yang menyatakan berkas pendaftaran kader PDIP itu lengkap tanpa catatan.

Untuk selanjutnya, KPU akan melakukan penetapan calon pada 23 September 2020 dan memulai kampanye pada 26 September 2020.

“Dalam rapat pleno telah diputuskan kami (KPU) menyatakan pasangan Hendi-Ita lolos verifikasi berkas dan lengkap tanpa catatan, sehingga Hendi-Ita akan maju sebagai Calon Tunggal dalam Pilwakot Semarang tahun 2020. Untuk lebih resminya, kami akan melakukan penetapan pada 23 September,” kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom di kantornya, belum lama ini.

Baca Juga :  Pelanggaran Prokes di Kudus Capai 13.835 Kasus, Gelar Operasi Hingga 1.489 Kali

Sementara itu, calon petahana yang kini masih menjabat sebagai Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menegaskan, siap untuk kembali memenangkan pilkada kali ini. Kendati melawan kotak kosong, namun Hendi tetap fokus dalam seluruh tahapan Pilwakot Semarang yang bakal dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada istilah kotak kosong untuk kami. Yang ada, kolom kosong tanpa ada gambar calon. Kami dari awal sudah siap berjuang, baik melawan kolom kosong maupun yang ada isinya. Bismillah, kita hadapi semuanya,” ujar Hendi sapaan akrab orang nomor satu di Kota Semarang ini.

Lebih detail, Hendi menegaskan, agar dinamika Pilkada Kota Semarang harus tetap diikuti oleh masyarakat dengan tetap datang ke TPS memberikan suaranya pada 9 Desember 2020 mendatang.

Baca Juga :  4.738 Orang di Blora Daftar Pengawas TPS, Masa Pendaftaran Pengawas TPS Resmi Ditutup

“Hal ini menjadi sejarah di Kota Semarang. Dalam pelaksanaan Pilwakot langsung baru kali ini hanya diikuti satu pasangan calon. Saat ini yang paling penting bagaimanapun, masyarakat yang punya hak memilih harus tetap datang ke TPS memberikan suaranya,” sambung Hendi.

Hendi juga menyampaikan, selama tahapan pelaksanaan Pilkada, dirinya menekankan kepada seluruh tim suksesnya tetap mengedepankan SOP protokol kesehatan.

“Seluruh tim pemenangan telah kami minta tetap fokus mengedepankan protokol kesehatan. Saya tegaskan, dalam pelaksanaannya tidak ada kampanye pengumpulan massa. Tim akan bergerak menyambangi rumah warga secara langsung tentunya dengan mengedepankan disiplin protokol kesehatan,” sambung dia.

Untuk diketahui, pasangan Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam Pilkada 2020 diusung oleh PDI Perjuangan, PKB, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PAN, PKS dan PSI. Satria Utama