JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Muncul Klaster Ulang Tahun, Rekor Jumlah Positif Covid-19 di Solo Tembus 601 Kasus

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jumlah pasien positif Corona di Kota Solo tembus di angka 601 pada Senin (21/9/2020). Jumlah tersebut bertambah 12 kasus dari satu hari sebelumnya.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menuturkan, meskipun muncul klaster baru namun mayoritas penambahan masih didominasi pasien hasil tracing dari kasus positif sebelumnya.

“Beberapa hasil tracing dari empat pasien positif sebelumnnya. Rinciannya, dua kasus masing-masing membawa dua ekor, kemudian satu kasus membawa satu ekor dan satu kasus lain membawa enam ekor,” jelasnya.

Sementara itu, dari enam kasus baru dari tambahan berawal dari pasien yang berdomisili di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres. Tracing terus dilakukan untuk mencari perpanjangan ekor kasus.

Kemudian satu kasus baru lainnya diketahui merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pariwisata (Disparta). Diketahui ASN tersebut tertular dari suaminya yang merupakan pejabat di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga :  PMI Solo Siapkan Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

“Selanjutnya Kantor Disparta dilockdown sementara untuk tracing dan swab rekan kerjanya. Mereka sekarang melakukan karantina mandiri,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menambahkan, dari penambahan kasus baru pada Senin tersebut terdapat dua kasus yang diduga merupakan klaster ulang tahun. Hal itu diketahui setelah ada penelusuran dari dua pasien positif Covid-19 di dua kelurahan yang berbeda ternyata diketahui sama-sama pernah menghadiri acara ulang tahun pada awal September lalu.

“Jadi awalnya ada pasien suspek yang naik kelas dari Kelurahan Mojosongo, kemudian ada warga di Kelurahan Jayengan yang tes swab mandiri karena tahu ada temannya yang positif dan ternyata hasilnya juga positif.

Baca Juga :  Agung Yudanto Pimpin HDCI Surakarta, Bertekad Rutin Gelar Kegiatan Kemanusiaan

Setelah kita telusuri, ternyata suspek dari Mojosongo yang naik kelas ini pernah menghadiri acara ulang tahun di tempat warga di Jayengan. Karena itu, langsung kita tracing, hasilnya, kedua anak dari pasien positif di Jayengan ternyata juga terpapar. Rantai ini yang sedang kami telusuri,” tukasnya.

‌Dari jumlah kumulatif pasien positif covid-19 sebanyak 601 kasus di Kota Solo, terdiri dari 41 orang rawat inap, 71 orang isolasi mandiri, 464 orang sembuh, dan 24 orang meninggal dunia. Sedangkan, kumulatif pasien suspek menyentuh 1.161 orang, dengan rincian 23 orang rawat inap, 1.083 orang discard dan 55 suspek meninggal dunia. Prihatsari