JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Paus Fransiskus Ingatkan, Bergosip Lebih Bahaya Ketimbang Covid-19

Paus Fransiskus menyampaikan pesan saat memimpin misa malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Selasa, 24 Desember 2019 / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Dibanding wabah Covid-19, ternyata bergosip menjadi wabah yang lebih membahayakan.

Demikian setidaknya yang ditegaskan oleh Paus Fransiskus. Dia mengatakan bahwa bergosip adalah wabah yang lebih parah dari Covid-19. Sebab gosip bisa memecah belah, termasuk memecah belah gereja katholik.

Paus Fransiskus menyoroti perilaku bergosip di kalangan komunitas gereja, bahkan di tingkat birokrasi Vatikan.

Peringatan itu disampaikan Paus dalam misa mingguan, di mana sebelumnya sudah disiapkan materi yang hendak disampaikan, namun Paus Fransiskus saat dimimbar memilih mengingatkan akan bahaya bergosip.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

“Iblis adalah penggosip terbesar, yang ingin memecah belah gereja dengan kebohongannya. Tolong saudara-saudara ku sekalian, mari kita coba untuk tidak bergosip. Gosip itu lebih berbahaya dari Covid-19. Buruk sekali,” kata Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus mengingatkan agar semua orang melakukan sebuah upaya besar untuk tidak bergosip. Paus Fransiskus lalu mengkaitkan bergosip dengan bagian di injil yang mengharuskan orang saling mengingatkan secara pribadi ketika orang tersebut berbuat salah.   

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Hirarki dalam gereja katholik sudah lama menerapkan sikap saling mengingatkan di kalangan para imam dan uskup ketika mereka berbuat salah, tanpa harus mengutarakan kesalahan itu dimuka publik.   

www.tempo.co